Tersangka Tawuran Geng Pelajar di Bantul Lapor Balik

- Minggu, 14 November 2021 | 16:11 WIB
Pihak kuasa hukum tersangka tawuran antar geng pelajar di Bantul menyampaikan keterangan pers di Maguwoharjo, Sleman, Minggu (14/11).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Pihak kuasa hukum tersangka tawuran antar geng pelajar di Bantul menyampaikan keterangan pers di Maguwoharjo, Sleman, Minggu (14/11).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Tersangka tawuran antar geng pelajar di Bantul membuat laporan balik ke polisi.

Pihak tersangka mengklaim turut menjadi korban karena salah satu pelaku berinisial IS (18) juga menderita luka di bagian kaki, diduga akibat terkena sabetan gir saat tawuran.

"IS sudah melakukan visum di rumah sakit. Itu yang menjadi salah satu dasar kami menyampaikan laporan ke Mapolres Bantul pada 9 November lalu," kata kuasa hukum tersangka, Adnan Pambudi saat jumpa pers, Minggu, 14 November 2021.

Selain IS, pihaknya juga mendampingi enam tersangka dalam kasus ini yakni MY (18), NW (18), MNH (18), WK (18), MF (19), dan AT (18).

Baca Juga: HUT ke-5 Komunitas Diajeng Semarang, Selebrasi Budaya Gowes Berkebaya

Adnan berharap polisi memproses laporan tersebut secara objektif. Pihaknya pun meminta penyidik mempertimbangkan pasal yang dikenakan kepada para tersangka.

Meskipun secara hukum sudah masuk kategori usia dewasa, namun diharapkan ada terobosan hukum agar diproses dengan UU Nomer 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Walaupun mereka sudah berusia 18 tahun tapi statusnya masih pelajar. Dari sisi sosial, pergaulannya juga dengan lingkungan di bawah umur," ujarnya.

Terkait dengan status pelajar itu, kuasa hukum, Purnomo Susanto meminta supaya hak pendidikan para tersangka diperhatikan.

Baca Juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Masyarakat Diimbau Menahan Diri Hadapi Libur Akhir Tahun

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelar Haul Gus Dur, PKB dan NU Cilacap Berkolaborasi

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:48 WIB
X