Pedagang di Pasar Tradisional Diminta Tetap Patuhi Prokes

- Jumat, 12 November 2021 | 22:31 WIB
Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Ir Budiyanto (SM/DOK)
Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Ir Budiyanto (SM/DOK)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan terus mengingatkan kepada para pedagang maupun pembeli di pasar-pasar agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran Walikota Pekalongan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Ir Budiyanto usai menghadiri pembukaan kegiatan pelatihan dan uji kompetensi bagi Kabag Pembiayaan KSP/KSPPS dan USP/UPPS di Kota Pekalongan Tahun 2021 di Hotel Dafam Kota Pekalongan, Selasa 9 Oktober 2021.

Baca Juga: Hendi Terima Penghargaan Inovasi Smart City

“Sebenarnya ini sudah ada edaran dari Walikota mengenai prokes melalui 5 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan,Menjaga jarak, Menghindari kerumunan,dan Membatasi Mobilitas.

Semuanya sudah kami terapkan juga kepada para pedagang, tetapi memang terkadang mereka masih ada yang tidak mematuhi atau abai terhadap prokes,

padahal tempat cuci tangan di masing-masing pasar sudah ada, penggunaan masker juga sudah diwajibkan saat hendak memasuki area pasar juga sudah kami ingatkan kepada para pedagang maupun pembeli," terang Budiyanto.

Pihaknya terus memberikan himbauan kepada para pedagang maupun pembeli untuk selalu disiplin prokes, meskipun saat ini jumlah pasien yang terkonfirmasi positif jauh menurun dibandingkan sebelumnya dan keterisian BOR di rumah sakit rujukan Covid-19 sudah zero.

Baca Juga: Hari kesehatan Nasonal, Pemkab Temanggung Beri Penghargaan bagi Nakes dan Relawan

Namun,hal ini bukan berarti menandakan bahwa virus Covid-19 ini sudah hilang. Tetapi,karena herd immunity masyarakat Kota Pekalongan sudah mulai terbentuk.

Dengan program vaksinasi yang masih terus digalakkan oleh Pemkot Pekalongan,diharapkan cakupan vaksinasi di Kota Pekalongan bisa tercapai, khususnya vaksinasi yang menyasar kalangan lanjut usia (lansia) yang capaiannya tergolong masih rendah.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X