Prioritaskan Kendaraan Emergency, Pemkot Magelang Kenalkan Auto E-City

- Senin, 1 November 2021 | 16:12 WIB
Kepala Dishub Kota Magelang, Candra Wijatmikoadi menjelaskan inovasi temuannya berupa Auto E-City yang memberi prioritas kepada kendaraan emergency saat melintas di persimpangan. (suaramerdeka.com/dok)
Kepala Dishub Kota Magelang, Candra Wijatmikoadi menjelaskan inovasi temuannya berupa Auto E-City yang memberi prioritas kepada kendaraan emergency saat melintas di persimpangan. (suaramerdeka.com/dok)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Pemkot Magelang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengenalkan inovasi terbaru di bidang teknologi lalu lintas, yakni Auto E-City (Automatic Emergency Car Priority) berbasis Intelligent Transportation System (ITS).

Inovasi diklaim menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Kepala Dishub Kota Magelang, Candra Wijatmikoadi mengatakan, alat inovatif ini memungkinkan kendaraan emergency, seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan rescue medapat prioritas ketika melintas di persimpangan. Alat ini pun sudah terpasang di persimpangan Rejowinangun.

Baca Juga: Ingin Melaksanakan Shalat Tasbih? Begini Tata Caranya

“Alat ini akan membaca lampu strobo merah milik kendaraan emergency yang melintas di Jalan Pemuda (Pecinan) dari jarak 100-120 meter dari titik persimpangan. Alat ini akan otomatis mengubah lampu lalu lintas dari merah ke hijau agar kendaraan di garis terdepan segera berjalan,” ujarnya di kantornya, Senin, 1 November 2021.

Dia menuturkan, ketika kendaraan darurat sudah melewati garis persimpangan lampu akan otomatis berubah kembali ke merah.

Waktu jeda perubahan dari lampu merah ke hijau berkisar 5 detik, begitu juga ketika berubah dari hijau ke merah jeda waktu hampir sama.

Baca Juga: Bangkitkan Wisata, Dispar Sleman Gelar Tour de Merapi

“Jeda waktu ini untuk memberi ruang kendaraan di garis terdepan untuk jalan dan kendaraan paling belakang untuk berhenti."

"Selama ini kita secana manual, petugas yang memencet ketika ada ambulan melintasi persimpangan. Sekarang sudah otomatis, dan sudah kita simulasikan dengan hasil positif,” katanya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X