Baznas Pemalang Kumpulkan Zakat Profesi Rp8,3 Miliar

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:04 WIB
MENERIMA BANTUAN : Warga Desa Sidoejo, Kecamatan Comal menerima bantuan sosial dari Baznas Pemalang untuk rehab rumah tak layak huni.(suaramerdeka.com/Ali Basarah)
MENERIMA BANTUAN : Warga Desa Sidoejo, Kecamatan Comal menerima bantuan sosial dari Baznas Pemalang untuk rehab rumah tak layak huni.(suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pemalang mengumpulkan zakat sebanyak Rp 8,3 miliar pada tahun 2020.

Pengumpulan zakat profesi ini menurut Ketua Baznas Pemalang, Agus Nurkholis cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

"Pada tahun 2018 hasil pengumpulan sebesar Rp 4,5 milyar, tahun 2019 sebesar Rp 8,5 milyar kemudian pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi Rp 8,4 milyar," kata Agus saat kegiatan sosialisasi optimalisasi zakat, infaq, sedekah (ZIS) kepada unit penumpul zakat (UPZ) di pendapa Kabupaten Pemalang, Selasa (26/10) kemarin.

Baca Juga: Megawati Ingatkan Kepala Daerah Manfaatkan Semua Sumber Daya Cegah Bencana Alam

Menurut dia potensi ZIS di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Pemalang mencapai Rp 15-18 milyar. Khusus untuk ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang potensinya mencapai 10 milyar, namun hingga saat ini baru terealisasi 5 milyar. Agus berharap potensi tertinggi sebanyak Rp 18 milyar dapat terealisasi pada tahun 2022.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengatakan bahwa berzakat bisa menjadi sebab turunnya pertolongan Allah agar bisa keluar dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi.

“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka akan diberikan jalan keluar dan diberikan rizki dari arah yang tidak disangka–sangka,” kata Bupati Pemalang.

Baca Juga: Angkasa Pura I Kembali Raih Penghargaan BUMN Informatif dari KIP

Menurutnya kesediaan menyisihkan sebagian harta untuk berzakat merupakan suatu bentuk ketakwaan. Takwa sendiri bisa menjadi salah satu sebab turunnya pertolongan Allah untuk keluar dari kondisi sulit.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPKM Level 3 Batal, DIY Tetap Perketat Pengawasan

Rabu, 8 Desember 2021 | 10:36 WIB

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB
X