Polisi Masih Mendalami Kasus Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diksar Menwa, Enam Anggota Resimen Dipanggil

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:52 WIB
Jenazah Mahasiswa UNS yang meninggal saat Diksar Menwa. (suaramerdeka.com/Irfan Salafudin)
Jenazah Mahasiswa UNS yang meninggal saat Diksar Menwa. (suaramerdeka.com/Irfan Salafudin)

SOLO, suaramerdeka.com - Satreskrim Polresta Solo masih memperdalam kasus kematian Mahasiswa UNS, Gilang Endi Saputra (23) yang meninggal dunia saat mengikuti Kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Resimen Mahasiswa (Diklatsar Menwa).

Enam anggota Menwa UNS dipanggil untuk melakukan penyelidikan. Lima di antaranya merupakan panitia kegiatan Diksar dan satu orang lagi adalah leting korban dalam organisasi tersebut.

Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Djohan Andika menerangkan bahwa Senin pagi, 25 Oktober 2021, polisi sudah melakukan olah TKP di lokasi.

Baca Juga: Persentase Vaksinasi Dosis Pertama 11 Daerah Jawa Tengah Capai Lebih dari 70 Persen

Saat disinggung mengenai adanya luka-luka yang terdapat pada tubuh korban, ia mengatakan bahwa kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari Bid Dokkes Polda Jateng dan Dokter Spesialis Forensik Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi.

Sebelumnya, Gilang Endi Saputra dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti Diklatsar Menwa di Sungai Bengawan Solo, kawasan Jurug, Solo pada Minggu, 24 Oktober 2021.

Gilang meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RSUD Dr Moewardi, Solo.

Baca Juga: Gempa Swarm di Ambarawa dan Salatiga, BMKG Imbau Ini ke Masyarakat

Sunardi, ayah korban mengonfirmasi kabar tersebut.

Informasi meninggalnya Gilang diterima keluarga pada dini hari.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akun Twitter Siskaee Lenyap, Ada Apa?

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X