Produksi Film Pendek Destinasi Borobudur Libatkan Warga Lokal

- Senin, 25 Oktober 2021 | 15:26 WIB
Pembicara menyampaikan materi dalam workshop produksi film pendek bagian program Aksilarasi Kemenparekraf RI di Yogyakarta, Senin (25/10).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Pembicara menyampaikan materi dalam workshop produksi film pendek bagian program Aksilarasi Kemenparekraf RI di Yogyakarta, Senin (25/10).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Tahapan produksi film pendek bagian program Aksilarasi (aksi, selaras, sinergi) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI telah berjalan.

Untuk kawasan destinasi super prioritas Borobudur, filmmaker yang terpilih menggarap proyek tersebut adalah komunitas Periuk Imajinasi.

Proses syuting direncanakan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26-28 Oktober 2021.

Sesuai konsep film yang mengusung judul Hanoman Mencari Ibu, pengambilan gambar akan dilakukan di Candi Mendut, dan hutan wisata lereng Merapi.

Baca Juga: Picu Kematian, Ini Sederet Dampak Buruk Mengonsumsi Daging Anjing Bagi Kesehatan

Sebelum proses syuting dimulai, terlebih dulu diadakan workshop produksi.

Acara diselenggarakan di Hotel 101 Yogyakarta, Senin (25/10), dengan menghadirkan mentor sutradara Chairun Nissa, dan supervisi filmmaker Abdul Manaf.

Ditemui disela workshop, Direktur Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf RI Mohammad Amin berharap melalui kegiatan pendampingan ini, produk kreatif mampu mengisi ruang destinasi super prioritas.

Selain Borobudur, program serupa diadakan di Labuan Bajo, Mandalika, dan Danau Toba.

Baca Juga: Wisata Rumah Pohon Curug Semirang Diresmikan, PLN Tekankan Dua Konsep Dasar

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akun Twitter Siskaee Lenyap, Ada Apa?

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X