Pemkot Pekalongan Minta PK5 Jaga Prokes dan Tibum

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:23 WIB
BERIKAN PENGARAHAN : Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, memberikan pengarahan kepada PK5, terutama terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam sarasehan bersama PK5 di Aula Satpol PP setempat, Kamis 21 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Kuswandi)
BERIKAN PENGARAHAN : Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, memberikan pengarahan kepada PK5, terutama terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam sarasehan bersama PK5 di Aula Satpol PP setempat, Kamis 21 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Kuswandi)

 

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pedagang Kaki Lima (PK5) begitu terdampak pandemi Covid-19, setelah kondisi Kota Pekalongan yang kondusif dari Covid-19 Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan fokus dalam pemulihan ekonomi.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat melakukan pertemuan dengan para PK5 Lapangan Mataram dan Jalan Kurinci di Aula Satpol PP, Kamis 21 Oktober 2021).

Walikota Aaf menekankan kepada para PK5 agar sama-sama menjaga penerapan protokol kesehatan (prokes) dan ketertiban umum (tibum).

Baca Juga: Hendi Ajak Anak Muda Kota Semarang Berinvestasi Nama, Beri Pesan Ini

"Walaupun saat ini kondisi Kota Pekalongan sudah kondusif dari Covid-19 PK5 di Lapangan Mataram dan Jalan Kurinci harus menjadi contoh dalam menjaga tibum, kebersihan, dan juga prokes. Ditambah lagi tempat berjualan mereka dekat dengan lingkungan kantor Pemkot," tutur Aaf.

Aaf mengajak agar para PK5 kembali bangkit memulihkan ekonomi mereka. Saat ini sudah tidak dibatasi untuk jam jualannya, namun yang ditekankan adalah para PK5 harus menerapkan prokes. "Ya nanti kalau memang tak mengindahkan prokes atau tibum akan ada penindakan," kata Aaf.

Sementara itu Kasatpol PP Kota Pekalongan, Dr Sri Budi Santoso MSi menjelaskan bahwa pihak pemkot ingin menjalin komunikasi yang baik dengan PK5.

Baca Juga: Petisi Tuntut Rachel Vennya Dihukum Tembus 13 Ribu Orang

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X