15 KK Asal Sleman Batal Diberangkatkan Transmigrasi, Ini Penyebabnya

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:54 WIB
Lahan Transmigrasi (Foto Istimewa)
Lahan Transmigrasi (Foto Istimewa)


SLEMAN, suaramerdeka.com - Rencana memberangkatkan 15 KK asal Kabupaten Sleman ke lokasi transmigrasi, urung dilaksanakan.

Tahun ini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman rencananya akan mengirimkan transmigran ke empat daerah.

Sasarannya meliputi Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat sejumlah 3 KK, Luwu Timur, Sulawesi Selatan 5 KK, Muna, Sulawesi Tenggara 3 KK, dan Paser, Kalimantan Timur 4 KK.

Namun karena kondisi pandemi Covid-19, para transmigran batal diberangkatkan. "Tahun ini dan tahun kemarin, kami tidak memberangkatkan transmigran. Sebab ada refocusing anggaran dari pusat yang berimbas pengurangan kuota," kata Kepala Disnaker Sleman Sutiasih, Kamis 21 Oktober 2021.

Baca Juga: Menko Polhukam Sampaikan Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan di USM: Peran Perguruan Tinggi Dianggap belum Maksimal

Lokasi yang terkena imbas refocusing itu kebetulan merupakan jatah untuk Kabupaten Sleman. Hingga akhirnya calon transmigran tidak jadi diberangkatkan.

Kali terakhir, Pemkab Sleman mengirimkan transmigran pada tahun 2019 sebanyak 13 KK. Sepuluh KK di antaranya merupakan program sharing penempatan dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Sedangkan 3 KK ditempatkan di Mamuju, Sulawesi Tengah sesuai kuota yang diterima dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Demo Mahasiswa di Istana Negara, BEM SI Kritik Pemerintahan Jokowi

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X