Kisruh Banteng Vs Celeng, Mbogo: Oligarki Berbahaya bagi PDIP

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:24 WIB
Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo. (suaramerdeka.com/Aris Himawan)
Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo. (suaramerdeka.com/Aris Himawan)

PURWOREJO, suaramerdeka.com - Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo (Mbogo) mengungkap hal yang memantik dirinya untuk mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden.

Mbogo mencium adanya sistem Oligarki atau pemusatan kekuasaan di dalam tubuh partai PDIP sehingga dinilai berbahaya bagi partai yang demokratis seperti PDIP.

Seperti yang telah diketahui, deklarasi terhadap Ganjar Pranowo itu dinilai melanggar aturan partai dan direspon oleh Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang 'Pacul' Wuryanto yang menyebut bahwa kader yang melenceng dari garis partai adalah celeng bukan banteng.

Kemudian muncul fenomena "Banteng Vs Celeng" yang ramai di media sosial.

Baca Juga: Harga Minyak Menguat pada Akhir Perdagangan Usai Persediaan AS Mencapai Level Terendah

"Soal masalah Oligarki sebenarnya sudah dirasakan secara internal, ini yang sangat saya rasakan bersama teman-teman bahwa pemusatan kekuasaan itu semakin terasa betul, bahwa dominasi Bambang Pacul itu terasa betul baik dengan pernyataan maupun keputusan dan arahan, penyeragaman kata, tidak boleh ini, tidak boleh itu," ungkap Mbogo, Kamis 21 Oktober 2021.

Menurut Mbogo, Oligarki tersebut sangat terasa saat fenomena Banteng vs Celeng ini terjadi sehingga menurutnya sangat berbahaya bagi tubuh partai PDIP.

"Ini bahaya sebagai bentuk partai yang demokratis, Oligarki ini semakin hari semakin terasa, istilah mereka ini kan tunduk, tegak lurus dan menjadi partai yang modern, tapi bagi kami ini adalah suatu pemberangusan demokrasi, khusus dalam hal aspirasi tentang Bupati ataupun Pilpres ini saya rasakan sebagai bentuk pemaksaan," tegasnya.

Pada saat pemanggilan dari DPP PDIP beberapa waktu lalu, Mbogo mengungkapkan, dalam suasana kekeluargaan pihaknya mengemukakan alasan kepada DPP PDIP atas sikapnya sekarang ini.

Baca Juga: BBM Langka di Sejumlah Daerah, Pemerintah Jangan Anggap Masalah Sepele

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X