Covid-19 Buat 427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:30 WIB
Bupati Tegal Umi Azizah (berkerudung kuning) saat menyalurkan paket bantuan secara simbolis kepada perwakilan anak dan wali anak yatim yang kehilangan orangtuanya akibat terpapar Covid-19. (suaramerdeka.com / dok)
Bupati Tegal Umi Azizah (berkerudung kuning) saat menyalurkan paket bantuan secara simbolis kepada perwakilan anak dan wali anak yatim yang kehilangan orangtuanya akibat terpapar Covid-19. (suaramerdeka.com / dok)

SLAWI, suaramerdeka.com – Sebanyak 427 anak di Kabupaten Tegal kehilangan orang tua, baik ayah, ibu ataupun keduanya karena meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Bupati Tegal Umi Azizah mengaku ikut merasakan kesedihan dan duka yang mendalam pada anak-anak yang ditinggal pergi orang tuanya.

Namun kesedihan dan kenangan itu tidak harus membuat anak-anak berhenti berjuang meraih cita-citanya.

“Seberat apa pun tantangan yang akan dihadapi, harus dilalui. Oleh karena itu, dukungan keluarga dan orang-orang terdekat sangat diperlukan untuk membuatnya tetap bersemangat,” pesan Umi saat menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Tegal dan Baznas Jateng kepada perwakilan anak yatim di ruang rapat bupati, awal pekan ini.

Baca Juga: Jamaah Masjid Al Azhar Peringati Maulid Nabi dengan Bagikan Zakat

Anak-anak tersebut, kata Umi, tidak cukup jika hanya diberikan bantuan sosial, melainkan perlu dukungan layanan psikososial dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal sebagai bentuk perhatian dan pengasuhan untuk menjamin masa depannya.

Untuk mengantisipasi terjadinya lost generation, Umi meminta Dinas Sosial Kabupaten Tegal memfasilitasi program bantuan sosial.

Utamanya bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan layanan akses program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT), dan bantuan iuran jaminan kesehatan.

Sementara untuk menjamin masa depan pendidikannya, Umi meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal mengalokasikan program Yuh Sekolah Maning untuk mencegah risiko putus sekolah pada anak.

Baca Juga: PT IP Semarang PGU Gandeng IZI Jateng Berdayakan Masyarakat Difabel Melalui Pengembangan Ekonomi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X