Dicari 4 Jam, Bocah Keterlambatan Psikomotorik Ditemukan Tenggelam di Sungai Tuyuhan

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:17 WIB
Lokasi tenggelamnya korban di Sungai Belik Desa Tuyuhan Pancur. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Lokasi tenggelamnya korban di Sungai Belik Desa Tuyuhan Pancur. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Sungai dengan kedalaman sekira 1 meter tersebut berada di belakang kendang sapi milik warga setempat.

“Saya melihat sendiri mayat korban, posisi mengapung di tengah sungai. Saat dievakuasi diyakini korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Informasi yang berkembang, diduga korban terpeleset dan terjatuh ke sungai saat melintas,” terang Irvan, dilansir dari muria.suaramerdeka.com.

Ia menyebutkan, sesaat setelah dievakuasi dan dicek pihak Puskesmas Pancur, dari mulut dan hidung korban mengeluarkan air.

“Korban langsung diproses untuk pemakaman,” ujarnya.

Baca Juga: Makanan Laut dan Darat Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan, Apa Benar?

Pihak Puskesmas Pancur disaksikan keluarga melakukan pemeriksaan detail pada jasad korban.

Dokter Puskesmas Pancur, Samsul Anwar saat dikonfirmasi menyatakan, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sehingga, diyakini korban meninggal dunia lantaran tenggelam.

“Korban murni tenggelam. Penyebab meninggalnya, secara medis adalah asfiksia, kondisi air masuk ke rongga pernafasan,” jelas Samsul.

Sementara itu, Kapolsek Pancur Martoyo saat dimintai konfirmasi masih harus menunggu laporan Kanit Reskrim Polsek Pancur.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Gelar Haul Gus Dur, PKB dan NU Cilacap Berkolaborasi

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:48 WIB
X