Siswa Sekolah Zona Merah di Sleman Akan Di-swab, Pastikan Siswa dan Guru Sehat

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:06 WIB
Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diadakan IAI Sleman bekerjasama dengan UII dan RS Bhayangkara, Rabu 29 September 2021. (suaramerdeka.com / Amelia Hapsari)
Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diadakan IAI Sleman bekerjasama dengan UII dan RS Bhayangkara, Rabu 29 September 2021. (suaramerdeka.com / Amelia Hapsari)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Sleman sudah berlangsung selama sepekan.

Dari hasil monitoring Dinas Pendidikan (Disdik), pelaksanaan PTM sejauh ini dinilai lancar.

"Kami sudah keliling ke sekolah. Semua menjalankan prokes ketat dan sesuai SOP," kata Kepala Disdik Sleman Ery Widaryana saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Baca Juga: Belajar dari Kasus MTs Harapan Baru, Simak Cara Susur Sungai yang Aman dan Prosedurnya

Pada Senin (18/10) ini, dinas akan melakukan evaluasi internal bersama pengawas. Setelahnya, Disdik bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) akan mengadakan swab antigen secara sampling di beberapa sekolah yang wilayahnya masuk zona merah resiko penularan Covid-19.

"Swab antigennya hanya sampling saja terhadap siswa dan guru untuk memastikan semua dalam keadaan sehat. Soal kapan waktunya, masih menunggu koordinasi dengan Dinkes," kata Ery.

Jika ditemukan kasus positif, maka sekolah bersangkutan akan ditutup untuk sementara waktu sembari dilakukan tracing, dan sterilisasi.

Baca Juga: Profil Lengkap Roberto Firmino, The False Nine Andalan Liverpool

Merujuk data Dinkes per 10 Oktober 2021, zona merah di Sleman tinggal tersisa tiga kalurahan yaitu Caturtunggal, Harjobinangun, dan Hargobinangun.

Sematara itu, pada tahap awal uji coba ini belum semua SD melaksanakan PTM.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X