Tim Juri Siap Dampingi Inovator Pelayanan Publik ke Nasional: Ini PR Besar

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 18:11 WIB

Selain Slamet, para juri KIPP Jateng yakni Gunarto Taslim (konsultan perencanaan pembangunan daerah), Suprihadi (dosen UKSW Salatiga), Mustafa (dosen Unissula Semarang), Erwin Ardian (Tribun Jateng), Mujianto (TVRI Jateng), Rony Yuwono (Suara Merdeka), M Bisri (KOMPAK), dan Rosihan Widi Nugroho (PATTIRO).

Kabag Tata Laksana dan Pelayanan Publik Biro Organisasi Setda Jateng, Juwandi mengatakan, pihaknya sangat mendukung
iktikad tim juri memberi masukan kepada para inovator.

''Sehingga nantinya para inovator akan lebih bersaing jika masukan-masukan para juri dipenuhi,'' jelasnya.

Tahap Presentasi dan Wawancara secara virtual yang dilakukan juri terhadap para inovator berlangsung gayeng dan lancar.

Bahkan, dalam Top 40 proposal yang masuk dalam tahapan wawancara, dua kepala daerah yakni Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, dan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq hadir secara virtual dan mempresentasikan langsung inovasi daerahnya.

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka turut mempresentasikan inovasi Pemkot Surakarta yang berjudul ''Bela Sungkawa Kirim Akta Kematian''.

Gibran menjelaskan tentang kepedulian Pemkot mengurus akta kematian secara cepat, mudah, dan gratis.

Menurutnya, inovasi tersebut penting bagi ahli waris untuk proses pengurusan pensiun, warisan, klaim asuransi, pelayanan perbankan, dan sebagainya.

''Pandemi ini menuntut percepatan pelayanan publik sehingga mampu merespons permintaan masyarakat. Kota Solo mendorong berbagai tumbuhnya model pelayanan inovatif. Inovasi ini dapat dicontoh dan ditransfer (ke daerah lain). Ini terobosan pelayanan yang mudah, cepat, dan gratis,'' tutur Gibran.

Sebelumnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjelaskan inovasi Junjang Adminduk.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X