Program Literasi Lebih Kreatif, Indeks Alibaca Meningkat

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:31 WIB

SOLO, suaramerdeka.com - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Komunitas Literasi pada 12-15 Oktober 2021 di Hotel Novotel, Solo.

Acara tersebut merupakan agenda kegiatan Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Literasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Kegiatan bimbingan teknis literasi itu diikuti lima puluh peserta dari komunitas literasi di kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr Ganjar Harimansyah, mengatakan diperlukan strategi penguatan literasi untuk meningkatkan kompetensi para pengurus komunitas.

Penguatan tersebut terkait dengan manajemen komunitas literasi, penyusunan program literasi yang kreatif, dan peningkatan kompetensi pembelajaran literasi.

“Para fasilitator komunitas literasi dan taman bacaan masyarakat se-Jawa Tengah hendaknya bersinergi dan berkolaborasi. Budaya literasi masyarakat di Jawa Tengah harus ditingkatkan melalui sinergi dan kolaborasi sebagai bagian dari tanggung jawab kita bersama,” kata Ganjar pada acara penutupan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Komunitas Literasi.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Bimtek Literasi Jawa Tengah, Retno Utami MHum, menyatakan Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi pelaksanaan bimbingan teknis pemberdayaan komunitas literasi.

Harapannya, indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) di Jawa Tengah bisa lebih baik pada masa mendatang.

Berdasarkan indeks Alibaca yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2019, Jawa Tengah masuk dalam daftar sepuluh provinsi dengan indeks Alibaca rendah di Indonesia.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPKM Level 3 Batal, DIY Tetap Perketat Pengawasan

Rabu, 8 Desember 2021 | 10:36 WIB

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB
X