Suksesi Pura Mangkunegaran, Sejarawan UNS : Pewaris Tahta dari Adik, Anak, Cucu, Sampai Menantu

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:39 WIB
Pura Mangkunegaran Solo  (Putrisejati)
Pura Mangkunegaran Solo (Putrisejati)

Dr Susanto menyebutkan, pengganti Pangeran Samber Nyawa, Raden Mas Said, atau Mangkunegara I adalah RM Sulama (Mangkunegara II). RM Sulama bukanlah anak dari Raden Mas Said, melainkan cucu.

Bapak RM Sulama adalah Pangeran Arya Prabumijaya I, putra dari Mangkunegara I. Namun karena Prabumijaya meninggal, maka tahta diserahkan pada RM Sulama.

"Demikian juga dengan Mangkunegara III atau RM Sarengat juga bukan anak, tapi juga cucu dari Mangkunegara II," kata Susanto.

Baca Juga: Sim Salabim! Ini Trik Mudah Mengakali Tas Kusammu jadi Terlihat Baru

Jika tahta Mangkunegara II dan III diteruskan oleh para cucu, untuk Mangkunegara IV yang dipegang oleh KPH Gandakusuma adalah menantu sekaligus adik sepupu Mangkunegara III. Ibu Mangkunegara IV adalah putri dari Mangkunegara II.

Selanjutnya, Mangkunegara V, yakni RM Sunita adalah putra kedua dari Mangkunegara IV dari permaisuri kedua, RA Dunuk. Lantaran Pura Mangkunegaran mengalami defisit keuangan cukup besar kala itu, RM Suyitno kemudian dinobatkan sebagai Mangkunegara VI menggantikan kakaknya, RM Sunita.

Setelah berhasil menyelamatkan keuangan Pura Mangkunegaran, RM Suyitno mengundurkan diri.

"Suryo Suparto, anak dari Mangkunegara V ditunjuk sebagai pengganti menjadi Mangkunegara VII," kata Susanto.

Baca Juga: Angka Kasus Covid-19 Menurun, Hendi Berbagi Tips: Harus Cerdas Hadapi Pandemi

Nah, kata Susanto selanjutnya, dari suksesi sejak awal di Pura Mangkunegaran, baru tahta Mangkunegara VIII yang diturunkan pada anak laki-laki pertama, menggantikan orang tua.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Terkini

X