Oktober, Alokasi Elpiji 3 Kg untuk Cilacap Akan Ditambah

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:12 WIB
Petugas mendistribusikan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Cilacap. (suaramerdeka.com / dok)
Petugas mendistribusikan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Cilacap. (suaramerdeka.com / dok)

CILACAP, suaramerdeka.com - Guna menunjang ketersediaan stok, Pertamina berencana menambah alokasi elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Cilacap dalam bulan Oktober 2021 ini.

Sales Branch Manager Pertamina Rayon IV Cilacap-Banyumas, Adeka Sangtraga Hitapriya mengatakan, alokasi elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Cilacap pada bulan Oktober 2021 ini 1.443.120 tabung.

Alokasi itu elpiji tersebut bersumber dari kuota regular bulanan yang pendistribusiannya sudah dilakukan bertahap dan menyeluruh sejak awal bulan.

Kemudian, pihaknya berencana menambahkan alokasi elpiji 3 kilogram dalam bulan ini. Hal itu untuk menunjang ketersediaan stok di tiap wilayah.

Baca Juga: Hadiri KTT G20 tentang Afghanistan, Presiden Dorong Masyarakat Internasional Kawal Masa Transisi

"Rencana akan ada tambahan 28.560 tabung untuk psikologis pascapelonggaran PPKM dan persiapan civitas akademika kembali ke Cilacap," kata Adeka Sangtraga Hitapriya, Rabu, 13 Oktober 2021.

Dia menambahkan, pihaknya mendapati adanya penambahan tingkat kebutuhan konsumen akhir-akhir ini, mengacu hasil pemantauan, berikut koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Ada peningkatan, tapi terkendali," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Daerah Elpiji Cilacap, Indria Widya Waskita terus mengimbau kepada masyarakat mampu untuk tidak beralih ke elpiji 3 kilogram.

Baca Juga: Harga Minyak Jatuh di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan Permintaan yang Melambat

Mereka diminta untuk tetap menggunakan gas tabung biru ukuran 12 kilogram, atau Bright Gas ukuran 5,5 dan 12 kilogram.

Dia mengatakan, gas tabung biru maupun Bright Gas di Cilacap sudah tersedia di masing-masing wilayah.

"Masyarakat di wilayah pun bisa membelinya dengan mudah," katanya.

Sekretaris Hiswana Migas Banyumas itu juga menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam proses pendistribusian elpiji di tengah pandemi Covid-19.

"Kru yang melaksanakan proses pendistribusian elpiji juga sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 dan tentunya selalu menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X