Aplikasi Mbak Dewi Berbasis Kecerdasan Buatan Diapresiasi Sandiaga, Angkat Potensi Desa Wisata Tinalah

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:13 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno meresmikan aplikasi Mbak Dewi, pelopor aplikasi desa wisata yang menggunakan kecerdasan buatan/Foto Istimewa
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno meresmikan aplikasi Mbak Dewi, pelopor aplikasi desa wisata yang menggunakan kecerdasan buatan/Foto Istimewa

 

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak langsung pandemi Covid-19.

Pemerintah berupaya membangkitkan sektor pariwisata melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Desa wisata dapat menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional di masa pandemi.

Menjawab kebutuhan pariwisata di tengah pandemi, Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan Universitas Kristen Immanuel (Ukrim) berkolaborasi.

Baca Juga: Akses Wisatawan Mancanegara di Bali Kembali Dibuka, DPR Harapkan Ekonomi Masyarakat Bangkit

Mereka membuat aplikasi Mbak Dewi berbasis kecerdasan buatan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno ketika melakukan kunjungan ke Desa Wisata Tinalah, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo mengapresiasi keberadaan aplikasi tersebut.

''Ini aplikasi Mbak Dewi aplikasi yang berbasis AI ya? Bagus, saya sudah dengar tentang ini. Saya resmikan dengan tanda tangan. Selamat dan sukses buat Dewi Tinalah,'' tandas Sandiaga.

Kunjungannya ke sana dalam rangka penilaian 50 besar Desa Wisata ''Indonesia Bangkit'', Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Desa Wisata Tinalah masuk dalam daftar 50 besar.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X