Toko Swalayan Menjamur di Kebumen, Bupati Tak Keluarkan Izin Baru

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:24 WIB
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH melayani wawancara usai Rapat Paripurna DPRD Kebumen. (suaramerdeka.com / Supriyanto)
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH melayani wawancara usai Rapat Paripurna DPRD Kebumen. (suaramerdeka.com / Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Toko swalayan modern berjejaring menjamur di perkotaan Kabupaten Kebumen.

Bahkan jumlah toko swalayan waralaba yang ada saat ini dinilai terlalu banyak dari yang semestinya.

"Sekarang jumlah toko swalayan di Kecamatan Kebumen ada 25, sudah jenuh. Idealnya 10 toko," kata Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH usai memberikan penjelasan Raperda Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan pada Rapat Paripurna DPRD Kebumen, Senin 11 Oktober 2021.

Atas kondisi itu, imbuh Bupati, Pemkab Kebumen mengisyaratkan tidak ada memberikan izin baru pendirian toko swalayan modern di Kecamatan Kebumen.

Baca Juga: PON XX Papua: Masuk Tim Esport Jateng, Mahasiswa Unika Raih Medali Perak

Selain jumlah yang ada sudah lebih dari cukup, kebijakan ini untuk menjaga usaha pasar rakyat dan toko kelontong milik masyarakat.

"Pemkab Kebumen tidak akan menutup izin toko swalayan yang sudah ada di Kecamatan Kebumen. Kebijakan yang dipilih, tidak memberi izin baru toko swalayan," ujarnya didampingi Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih MM, Sekda H Ahmad Ujang Sugiono, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kebumen Frans Haidar dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Drs Aden Andri Susilo MSi.

Pemberian izin toko swalayan di luar Kecamatan Kebumen akan memperhatikan Perda yang segera dibahas oleh DPRD Kebumen dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Pemerintah daerah memandang perlu untuk menyusun Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Baca Juga: Liburan Natal dan Tahun Baru, Potensi Kenaikan Covid-19 Diantisipasi Pemerintah

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelajah Wisata Jawa Tengah Lewat Mubeng Jateng

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Potensi Zakat Penghasilan ASN di Kebumen Rp 24 Miliar

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:17 WIB

202 Pekerja di Sleman di-PHK Terdampak Pandemi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:25 WIB

Nama-Nama Bayi Unik Yang Sempat Viral di Indonesia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:26 WIB
X