Pilbup Kebumen 2024: Dana Cadangan Dipangkas Jadi Rp 35 Miliar Selama 2 Tahun

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:12 WIB
Ketua Pansus Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilbup 2024 Saman Halim Nurrohman menyampaikan keterangan kepada wartawan di gedung DPRD Kebumen. (suaramerdeka.com / dok)
Ketua Pansus Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilbup 2024 Saman Halim Nurrohman menyampaikan keterangan kepada wartawan di gedung DPRD Kebumen. (suaramerdeka.com / dok)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Tahun 2024 memangkas dana cadangan Pilbup 2024 dari usulan Rp 80 miliar menjadi Rp 35 miliar.

Rincian anggaran dana cadangan tersebut disisihkan selama dua tahun yakni tahun anggaran 2022 sebesar Rp 15 miliar dan tahun 2023 sebesar Rp 20 miliar.

Pengurangan anggaran dana cadangan itu diperoleh dari perhitungan proyeksi jumlah pemilih dan TPS pada Pilbup 2024.

"Kemudian analisis rencana anggaran KPU dan Bawaslu, mempertimbangkan kemampuan riil daerah tahun 2022 dan 2023 dan fasilitasi dari Gubernur," ujar Ketua Pansus Raperda Dana Cadangan Pilbup 2024 Saman Halim Nurrohman usai menyampaikan laporan Pansus, Senin, 11 Oktober 2021.

Baca Juga: Covid-19 Recovery Index Indonesia Terbaik di ASEAN, Airlangga: Kasus Turun hingga 94, 55 Persen

Selanjutnya, pada tahun anggaran berjalan yang dalam Raperda akan dicadangkan, dihapus dan dimasukkan ke APBD 2024.

Adapun besaran anggaran dihitung sesuai dengan kebutuhan anggaran Pilbup mengacu perundang-undangan.

Adapun dana cadangan yanga belum digunakan ditetapkan dalam bentuk deposito yang disimpan di bank pemerintah atas nama pemerintah daerah.

Bunga dana cadangan dicatat sebagai lain-lain pendapatan asli daerah (PAD) yang sah.

Baca Juga: Permintaan Global Pulih, Harga Minyak Melambung ke Level Tertinggi

"Tidak disimpan dalam bentuk investasi yang lain guna mengurangi risiko dan kejelasan penggunaanya," imbuh Saman Halim Nurrohman, politikus Fraksi PKB tersebut.

Pansus Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilbup 2024 dibentuk pada 13 Juli dan bertugas hingga 13 Oktober 2021.

Sebelumnya Pansus bekerja melakukan pembahasan mulai dari studi analisa, kajian naskah akademik hingga pembahasan pasal demi pasal dan menyerap aspirasi masyarakat.
Penyampaian laporan Pansus akan ditindaklanjuti pengambilan keputusan melalui penyampaian kata akhir fraksi-fraksi DPRD.

Raperda Dana Cadangan ini untuk mendi dasar menyisihkan dana cadangan untuk pembiayaan Pilbup 2024 yang membutuhkan anggara yang besar.

Baca Juga: Vaksinasi Pelajar Madrasah dan Santri Cilacap, Kuota Ditambah 20 Ribu Dosis

Jika dibebankan dalam satu tahun anggaran akan berdampak pada terbatasnya kemampuan keuangan daerah untuk membiayai kegiatan pembangunan lainnya.

"Pemotongan anggaran ini kami pastikan tidak mengganggu tahapan Pilbup Kebumen 2024," ujarnya.

Saman mengungkapkan, dalam usulan dana cadangan masih berasumsi Pilbup 2024 masih ada pandemi Covid-19. Sehingga jumlah TPS lebih banyak.

KPU Kebumen menggunakan standar/satuan harga yang bersumber dari APBN. Seharusnya standar satuan harga menggunakan APBD Kabupaten Kebumen.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Drs Aden Andri Susilo MSi menyampaikan bahwa pada penyelenggaraan Pilbup Kebumen 2019 dana hibah untuk KPU dan Bawaslu sebesar Rp 56,35 miliar.

Rinciannya, KPU Kebumen menerima dana hibah Rp 44 miliar sedangkan Bawaslu Kebumen Rp 12,9 miliar.

"Dalam pelaksanaanya, sisa anggaran dikembalikan ke kas daerah sebesar Rp 4 miliar," ujarnya.***

Halaman:
1
2
3

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X