Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, 9 Rumah Sakit Rujukan Nol Kasus Pasien Positif

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:15 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono saat menyimak paparan pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji di rapat koordinasi bersama seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten Tegal. (suaramerdeka.com / dok)
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono saat menyimak paparan pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji di rapat koordinasi bersama seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten Tegal. (suaramerdeka.com / dok)

Namun demikian, sampai dengan Kamis (7/10) baru tercapai target 69,49 persen, meskipun data yang masuk ke KPC-PEN baru terlaporkan 59,9 persen.

“Berdasarkan data riil jumlah penyuntikan vaksin kesatu ada 422.254 dosis, dan vaksin kedua 181.485 dosis dan vaksin ketiga ada 3.535 dosis."

"Adapun untuk data KPC-PEN, total untuk suntik vaksin kesatu 395.342 dosis, vaksin kedua 173.417 dosis, dan vaksin ketiga 3.017 dosis, sehingga di sini terdapat selisih pada dosis satu minus 19.779 dan dosis dua minus 1.688,” papar Hendadi.

Data riil tersebut merupakan data yang dicatat secara langsung dan manual oleh pihaknya. 

Adapun data pada KPC-PEN merupakan data yang bersumber dari aplikasi PeduliLindungi.

Perbedaan perhitungan data realisasi vaksinasi tersebut, lanjut Hendadi, disebabkan oleh sejumlah faktor seperti keterlambatan input data, gangguan teknis aplikasi PeduliLindungi, dan permasalahan pada proses input nomor induk kependudukan (NIK) program serbuan vaksin.

Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan dengan meningkatkan peran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait NIK yang bermasalah, menambah bantuan tenaga input data ke aplikasi PeduliLindungi dan memperkuat peran perangkat daerah dalam mobilisasi sasaran.

Hendadi mengakui jika saat masih terjadi kekurangan stok vaksin.

Dropping vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah belum mencukupi kebutuhan pelayanan vaksinasi di masyarakat di Puskesmas, klinik kesehatan dan rumah sakit .

Menyikapi kelangkaan vaksin tersebut, Hendadi mengatakan jika Bupati Tegal berencana mengirimkan surat permintaan penambahan vaksin ke gubernur Jawa Tengah.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X