Sinergi DMI Kota Pekalongan - Kospin Jasa, 10 Ahli Waris Takmir Masjid di Pekalongan Terima Santunan

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 22:15 WIB
Ketua DMI Kota Pekalongan, Ahmad Slamet Irfan, didampingi Direktur Utama PT Asuransi Syariah JMA Kospin Jasa, Ibrahim, menyerahkan santunan asuransi kepada sepuluh ahli waris takmir masjid di Masjid Asy-Syuhada Kota Pekalongan, Minggu (10/10).(suaramerdeka.com/Kuswandi)
Ketua DMI Kota Pekalongan, Ahmad Slamet Irfan, didampingi Direktur Utama PT Asuransi Syariah JMA Kospin Jasa, Ibrahim, menyerahkan santunan asuransi kepada sepuluh ahli waris takmir masjid di Masjid Asy-Syuhada Kota Pekalongan, Minggu (10/10).(suaramerdeka.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Sepuluh ahli waris takmir masjid di Kota Pekalongan, menerima santunan asuransi kematian dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pekalongan, di Masjid Asy-Syuhada, Minggu (10/10) sore.

Penyerahan santunan asuransi kematian dihadiri langsung Direktur Utama PT Asuransi Syariah JMA Kospin Jasa, Ibrahim.

Program asuransi kematian tersebut, diinisiasi DMI bekerjasama dengan PT Asuransi Syariah JMA Kospin Jasa, yang merupakan anak perusahaan Kospin Jasa.

Ketua DMI Kota Pekalongan, Ahmad Slamet Irfan menyatakan asuransi kematian bagi takmir masjid sudah berjalan tiga tahun terakhir dengan jumlah 1.600 takmir masjid yang sudah terdaftar.

Baca Juga: Bunga Pepaya Ternyata Punya Manfaat bagi Kesehatan, Apa Saja?

Untuk tahun 2020 lalu, ada 30 takmir masjid yang menerima asuransi kematian dan tahun ini hingga bulan Oktober tercatat sudah 18 takmir masjid yang menerima asuransi kematian.

“Untuk kali ini ada sepuluh ahli waris dari takmir masjid yang menerima. Mereka terdiri dari imam masjid, muazin dan marbot yang meninggal dalam dua bulan ini dan kami serahkan santunannya di bulan Oktober. Sebelum ini, kami juga sudah menyerahkan santunan asuransi kematian untuk delapan ahli waris takmir masjid di bulan Februari lalu,” terangnya.

Dia berharap, asuransi kematian yang diberikan, yakni masing-masing sebesar Rp 5 juta bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Para takmir masjid ini merupakan pejuang agama Islam dan sudah bekerja keras memakmurkan masjid. Sehingga mereka juga perlu mendapatkan perhatian. Walau jumlahnya tidak seberapa tapi harapan kami ini bisa membantu,” imbuhnya.

Baca Juga: NU Jateng Rapatkan Barisan Jelang Muktamar Ke-34 di Lampung

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X