NU Jateng Rapatkan Barisan Jelang Muktamar Ke-34 di Lampung

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:03 WIB
Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf (tengah) rapat silaturahim Sosialisasi Hasil Munas & Konbes bersama Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubedulloh Shodaqoh, Ketua PWNU Jateng Drs KH Muzamil dan PCNU se-Jateng di Hotel Patra Semarang, Jumat malam (8/10). (SM/dok)
Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf (tengah) rapat silaturahim Sosialisasi Hasil Munas & Konbes bersama Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubedulloh Shodaqoh, Ketua PWNU Jateng Drs KH Muzamil dan PCNU se-Jateng di Hotel Patra Semarang, Jumat malam (8/10). (SM/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) bersama seluruh  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)-nya merapatkan barisan untuk menyamakan visi dalam menghadapi Muktamar ke-34 NU yang dijadwalkan akan dilaksanakan di Lampung  23-25 Desember mendatang.

Ketua PWNU Jateng Drs KH Muzamil mengatakan, agenda menyamakan visi yang dirangkai dengan sosialisasi keputusan musyawarah nasional (munas) alim ulama dan konferensi besar (Konbes) NU 2021 ini selain dihadiri Rais dan Ketua PCNU se-Jateng, juga dihadiri Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf.

"Setelah mendengarkan paparan hasil Munas dan Konbes dari Rais KH Ubaidullah dipersilahkan para rais dan ketua cabang menyampaikan tanggapan balik, sekaligus menyampaikan hal-hal terkait dengan muktamar mumpung hari ini  Katib Aam PBNU Gus Yahya berada di tengah-tengah kita," kata Kiai Muzamil.

Kiai Muzamil mengatakan hal itu saat memandu sosialisasi Hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Jumat (8/10) malam.

Baca Juga: Kaki Kiri Diamputasi, Siswa MI: Saya Masih Ingin Ngaji dan Sekolah, Tapi Takut Di-bully

Dari dialog para rais dan ketua cabang NU dengan katib aam PBNU bersama Rais PWNU Jateng dicapai kesepakatan PWNU Jateng bersama PCNU se-Jateng tetap  satu barisan dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung.

Kesepakatan yang dibacakan Sekretaris PWNU Jateng KH Hudallah Ridwan Naim itu berisi sembilan poin meliputi pertama NU Jateng mendukung suksesnya muktamar  yang berkualitas dan bermartabat. Kedua, memperjuangkan penguatan kemandirian NU untuk terwujudnya visi NU sebagai organisasi pelayanan umat.

"Ketiga, memperjuangkan revitalisasi organisasi melalui regenerasi dan reorganisasi kepemimpinan secara sehat dan bermartabat serta penguatan di tingkat basis khususnya MWC, ranting, dan anak ranting," katanya.

Keempat lanjutnya, mendorong pengarusutamaan penegakan supremasi syuriyah sebagai pengendali organisasi. Kelima, mempertegas usulan kepada PBNU agar sebelum muktamar ke-34 segera menyelesaikan kasus-kasus PCNU berdasarkan AD/ART NU dan peraturan-peraturan turunannya.

"Keenam, mengimbau kepada masyarakat nahdliyin dan masyarakat umum agar tidak membuat opini via media sosial apapun dengan membuka dan menyebarkan aib pihak-pihak tertentu karena merupakan perbuatan yang tidak bermartabat dan tidak sesuai dengan akhlakul karimah," tegasnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X