Serbuan Vaksin Capai 75 Persen, Karanganyar Kabupaten Tertinggi di Soloraya

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:46 WIB
Bupati Karanganyar Juliyatmomo memberi penjelasan terkait capaian serbuan vaksin di kabupaten tersrbut yang kini sudah mencapai 75 persen, Sabtu (9/10/2021). (suaramerdeka.com/dok)
Bupati Karanganyar Juliyatmomo memberi penjelasan terkait capaian serbuan vaksin di kabupaten tersrbut yang kini sudah mencapai 75 persen, Sabtu (9/10/2021). (suaramerdeka.com/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Bupati Karanganyar Juliyatmomo menyatakan, serbuan vaksin di Karanganyar sudah mencapai 75 Persen.

Angka itu diklaim paling tinggi dibanding sejumlah kabupaten di Soloraya.

Bupati Karanganyar berterima kasih pada semua pihak, yang telah membantu percepatan serbuan vaksinasi di bumi intanpari.

Termasuk dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menggelar vaksinasi di pendopo rumah dinas bupati, 9 dan 10 Oktober.

Baca Juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia, Kenali Cara Menjaga Mental Agar Tetap Sehat

"Bagi warga yang belum divaksin, setelah didata RT dan RW, mereka akan dilayani secara terbuka di balai desa atau puskesmas terdekat untuk vaksinasi tahap pertama."

"Jika sudah mulai sulit mencari warga yang belum, akan dilakukan jemput bola ke desa," kata Juliyatmono.

Hal itu dikatakan saat seremonial vaksinasi yang diselenggarakan BEI Jateng 2 di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Hadir di kesempetan itu, Direktur Keuangan BEI Risa Evennita Rustam, Kepala BEI Jateng 2 M Wira Adibrata, dan Kepala OJK Solo Eko Yunianto.

Baca Juga: Ketua LDNU Semarang: Perkokoh NKRI dengan Tri Kerukunan

Direktur Keuangan BEI, Risa Evennita mengatakan, vaksinasi di Kabupaten Karanganyar dalam rangkaian HUT pasar modal ke 44 itu dalam rangka mendukung program vaksinasi nasional untuk menekan persebaran covid-19.

Vaksinasi bekerja sama dengan OJK dan Dinas Kesehatan setempat.

"Ada 2.000 vaksin yang diberikan bagi warga Karanganyar dari 29.000 vaksin di Jawa Tengah," kata Risa.

Baca Juga: Majelis Ulama Indonesia Tetapkan Vaksin Zifivax Buatan China Halal dan Aman: Sesuai Fatwa MUI No 53 Tahun 2021

Sebelumnya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo Eko Yunianto. OJK punya kepentingan kepada para nasabah perbankan dan industri jasa keuangan lainnya.

Karena itu, vaksinasi yang dilakukan OJK tidak hanya menyasar para karyawan industri jasa keuangan dan keluarganya, tapi juga para nasabah dan keluarganya.

"OJK berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam percepatan vaksin. Termasuk berkoordinasi dengan para pimpinan daerah se Soloraya yang ingin mendapatkan vaksin," kata Eko.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB
X