Anggota PHRI Purbalingga Terima Sertifikat CHSE, Dikeluarkan LSU Jateng

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 11:24 WIB
Kepala Dinporapar Bambang menyerahkan sertifikat CHSE kepada anggota PHRI. (suaramerdeka.com / Arief Noegroho)
Kepala Dinporapar Bambang menyerahkan sertifikat CHSE kepada anggota PHRI. (suaramerdeka.com / Arief Noegroho)

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Para pelaku pariwisata yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Purbalingga menerima sertifikat CHSE yang dikeluarkan LSU Jawa Tengah.

Sertifikat untuk CHSE ini diserahkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Bambang Wijonarko.

Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk menjaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.

Ini berjalan sesuai protokol kesehatan dan panduan yang ada dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Baca Juga: Surat Teguran WADA untuk Indonesia Terkait Doping, Begini Klarifikasi dari Menpora

"CHSE ini berlaku 1 tahun. Tahun depan bisa mengajukan ke Kemenparekraf karena poin-poin penilaiannya sama. Sertifikat CHSE dari LSU ini dilampirkan," kata Bambang usai penyerahan di aula obwis Purbasari Pancuran Mas.

Secara simbolis, sertifikat CHSE dari LSU Jawa Tengah diserahkan Bambang Wijonarko kepada Hotel Bagoes 306, rumah makan Yosi Mandiri dan homestay Purbasari Pancuran Mas.

Dia berharap, para pelaku pariwisata tetap semangat meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Kami mengharapkan seluruh pelaku pariwisata termasuk yang tergabung dalam PHRI tetap semangat di tengah pandemi Covid-19," katanya.

Baca Juga: Festival Kebudayaan Jawa, Momentum Apresiasi Eksistensi dan Peran Budaya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X