Warga Pasang Spanduk Tolak Aksi Demo di Gejayan

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 22:58 WIB
Warga Gejayan memasang spanduk berisi penolakan lokasi mereka dijadikan lokasi penyelenggaraan unjuk rasa, Jumat (8/10).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Warga Gejayan memasang spanduk berisi penolakan lokasi mereka dijadikan lokasi penyelenggaraan unjuk rasa, Jumat (8/10).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

"Kami menolak aksi ini lantaran Jogja sudah turun ke PPKM Level 3. Jika kasus naik, level PPKM akan naik lagi yang imbasnya ke banyak sektor dan menyulitkan kami mencari nafkah," tandasnya.

Sikap penolakan oleh warga bukan kali ini saja disampaikan. Pada Agustus 2020 silam, Paguyuban Gejayan Ayem Tentrem pernah melakukan audiensi dengan Polda DIY.

Dukuh Mrican, Sumarji mengatakan, aksi demo di wilayahnya sudah membuat warga resah. Selain merugikan pedagang yang biasa berjualan di seputaran kawasan Gejayan, pengalihan arus lalu-lintas selama unjuk rasa juga mengganggu akses jalan kampung.

"Lalu lalang kendaraan di gang sempit sangat membahayakan terutama untuk anak kecil," ujarnya.

Dia menegaskan, warga Gejayan tidak resisten terhadap mahasiswa yang ingin menyuarakan aspirasi. Hanya saja perlu diperhatikan tempatnya.

"Langsung saja aspirasi disampaikan kepada pemangku kebijakan. Itu akan lebih bijak apalagi sekarang kita sedang dalam kondisi melawan Covid-19," tandasnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X