Boros Pangan, Produksi Beras Sleman Terancam Defisit

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 11:28 WIB
Beras. (foto ilustrasi) (Rengga Sancaya/Detik.)
Beras. (foto ilustrasi) (Rengga Sancaya/Detik.)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Produksi beras di Kabupaten Sleman terancam defisit jika kondisi boros pangan terus terjadi.

Dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa, diasumsikan pangan beras yang terbuang setiap tahunnya mencapai 24,7 ton.

Angka itu dihitung berdasar asumsi setiap orang menyisakan satu butir ketika mengkonsumsi nasi.

Baca Juga: Distribusi Peserta BPJS Kesehatan Tidak Merata, IDI Kebumen Mengadu ke Bupati

Sebagai gambarannya, di dalam satu kilogram terdapat 50 ribu butir beras.

Adapun konsumsi beras masyarakat Sleman tercatat sebesar 171,92 gram per kapita.

"Bahan pangan kita yang terbuang sangat banyak. Jika kondisi terus seperti ini, diperkirakan Sleman akan mengalami defisit beras pada tahun 2032-2033," kata Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman Suparmono, Rabu, 6 Oktober 2021.

Baca Juga: Pengedar Hexymer Trihexyphenidyl Dibekuk Polres Blora, 1. 088 Butir Pil Disita

Beberapa tahun belakangan, produksi beras di Bumi Sembada terus turun.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X