Dugaan Penyalahgunaan Keuangan, Warga Mendemo Kepala Desa Sriwedari, Salaman

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 22:01 WIB
Forum Komunikasi Masyarakat Gerakan Peduli Sriwedari melakukan aksi demonstrasi di Kantor Desa Sriwedari. (suaramerdeka.com/dok)
Forum Komunikasi Masyarakat Gerakan Peduli Sriwedari melakukan aksi demonstrasi di Kantor Desa Sriwedari. (suaramerdeka.com/dok)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Organisasi masyarakat sipil Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, Forum Komunikasi Masyarakat Gerakan Peduli Sriwedari, menggelar aksi demonstrasi.

Demonstrasi digelar terkait dugaan penyalahgunaan keuangan Desa Sriwedari tahun anggaran 2019-2020 dan 2020-2021 dengan total sekira Rp364 juta.

Koordinator lapangan aksi tersebut, Renico Satya Pradenta mengklaim, dugaan penyalahgunaan keuangan sejak tahun 2020 karena tidak ada transparansi dari Desa Sriwedari.

Termasuk penarikan tarif pajak pembangunan yang dinilai tinggi.

Baca Juga: Satlantas Polrestabes Semarang Gelar Vaksinasi Kepada Pemohon SIM

"Kalau ada pembangunan pajaknya sampai di atas 15 persen. Rata-rata setiap dusun dipotong di atas 15 persen, ada yang sampai 20 persen. Biasanya cuma 10-12 persen," kata Renico usai aksi demonstrasi di Kantor Desa Sriwedari, Selasa, 5 Oktober 2021.

Terdapat empat tuntutan yang diajukan mereka dalam aksi demonstrasi.

Pertama, mendesak Bupati Magelang segera memberhentikan sementara Kepala Desa Sriwedari, Supriyati.

Baca Juga: Atlet Taekwondo Jateng Reynaldi Tuntaskan Mimpi PON XX Papua

Kedua, meminta Bupati Magelang menunjuk pejabat sementara Kepala Desa Sriwedari.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

PPKM Level 3 Batal, DIY Tetap Perketat Pengawasan

Rabu, 8 Desember 2021 | 10:36 WIB

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X