Pengedar Hexymer Trihexyphenidyl Dibekuk Polres Blora, 1. 088 Butir Pil Disita

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 07:45 WIB
Barang bukti yang berhasil disita polisi dari penangkapan pengedar obat terlarang jenis Hexymer Trihexyphenidyl. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Barang bukti yang berhasil disita polisi dari penangkapan pengedar obat terlarang jenis Hexymer Trihexyphenidyl. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Blora berhasil meringkus Eka Bagus Prasetyo (24).

Warga Desa Gagaan, Kecamatan Kunduran, Blora ini diduga pengedar obat terlarang jenis Hexymer Trihexyphenidyl, Senin 4 Oktober 2021.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita 1.088 butir pil merk Hexymer Trihexyphenidyl, yang notabene adalah obat anti depresan yang memiliki efek jangka panjang jika terus menerus dikonsumsi sembarangan itu.

Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasatresnarkoba, Iptu Edi Santosa,SH, menjelaskan, terbongkarnya sepak terjang pelaku tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencium adanya peredaran pil Hexymer Trihexyphenidyl secara ilegal.

Baca Juga: Blora Kembali Masuk Level 3, Vaksinasi Belum Penuhi Target

Usai penyelidikan, tim Satresnarkoba Polres Blora akhirnya berhasil membekuk tersangka Bagus saat berada di pinggir sungai di bawah jembatan, turut Desa Gagakan saat akan akan bertransaksi.

"Kami amankan pelaku di wilayah desa Gagakan Kunduran. Total pil Trihex yang disimpan pelaku yakni sebanyak 1.088 butir, " terang Kasatresnarkona Polres Blora, Iptu Edi Santosa.

Menurut Iptu Edi Santosa, dalam praktiknya pelaku menjual pil terlarang tersebut kepada teman sepergaulannya dan mengaku telah empat kali bertransaksi.

Barang tersebut didapat tersangka dari luar kota dengan transaksi secara online melalui media sosial dan dikirimkan melalui jasa pengiriman paket.

Baca Juga: Perusahaan Butuh Subsidi, Apindo Kota Magelang Minta UMK 2022 Tak Naik

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X