Beri Insentif Secara Rutin, Banyak Bank Sampah di DIY Mati Suri

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 16:08 WIB
Salah satu bank sampah di Kelurahan Kemirirejo ditata sedemikian rupa sehingga nampak menarik dan siap mengikuti lomba bank sampah tahun 2021 tingkat Kota Magelang. SM/Dok
Salah satu bank sampah di Kelurahan Kemirirejo ditata sedemikian rupa sehingga nampak menarik dan siap mengikuti lomba bank sampah tahun 2021 tingkat Kota Magelang. SM/Dok

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Konsep bank sampah menjadi salah satu solusi ideal mengurangi limbah organik maupun anorganik.

Lebih seribu bank sampah ada di DIY tetapi banyak yang mati suri alias tidak aktif.

''Memang, ada bank sampah yang aktif sampai sekarang tetapi ada pula yang mati suri." Mereka tidak hidup namun juga tidak mati,'' ungkap pelopor dan penggagas bank sampah, Bambang Suwerda ketika menjelaskan kondisi bank sampah di Kota Budaya.

Baca Juga: Belum Resmi Dirilis, Mini Album Aespa ‘Savage’ Raih 400 Ribu Lebih Preorder

Menurutnya volume sampah di Yogyakarta mencapai 500-600 ton per hari. Ini merupakan masalah utama patut yang harus ada solusinya.

Pengelolaan sampah tidak hanya ada pada pemerintah tetapi juga masyarakat.

Ia menjelaskan pengeloaan sampah ada di bagian hulu dan hilir. Hulunya berada di masyarakat dan hilirnya pada pengelolaan smapah di tempat pembuangan akhir.

Baca Juga: Drama Kolosal dan Teatrikal Ditiadakan, Peringatan 3 Oktober Digelar Sederhana

Di bagian hulu, masyarakat dapat membantu pengelolaan secara mandiri melalui bank sampah sedangkan di hilir, pemerintah harus mampu mengelola secara baik.

''Kalau ini dapat berjalan, volume sampah bisa berkurang hingga 15-20 persen. Sekarang, bank sampah yang ada baru mampu mengurangi volume sampah sebanyak lima hingga tujuh persen,'' tandas Bambang.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X