Selesaikan Jalan TMMD, Besi Raksasa 'Ngamuk'

Andika
- Kamis, 9 April 2020 | 19:58 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Ingin melihat slender, si besi raksasa “ngamuk”? Datanglah ke Desa Pantirejo,  Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Di mana saat ini tengah menjadi sasaran TMMD  Reguler ke -107 Kodim 0710/Pekalongan.

Ceritanya, menyusul akan segera berakhirnya pelaksanaan TMMD tersebut, sementara bangunan jalan yang dijadikan sebagai sasaran fisik pokok, belum juga selesai, beri raksasa itu “ngamuk”, sejak pagi hingga sore. Meratakan tanah sebagai Lapisan Pondasi Bawah (LPB), meratakan batu, meratakan kricak, terakhir meratakan batu split yang telah dilumuri dengan aspal.

"Itu namanya Slendernya bukan sedang ngamuk, melainkan dipakai kerja keras, untuk menyelesaikan bangunan jalan yang menjadi kegiatan TMMD dari Kodim Pekalongan," ujar Basuki, seorang petugas pengaspalan jalan yang digandeng Kodim Pekalongan untuk menyukseskan gelaran TMMD di Pantirejo, Kamis (9/4).

Selaku petugas aspal, Basuki sangat bisa memperkirakan, jika sasaran fisik pokok TMMD itu, yakni pengaspalan jalan sepanjang  2.550 M dengan lebar  3 Meter itu tetap akan selesai sebelum TMMD ditutup.

"Ini TMMD masih akan berlangsung lima hari lagi, sementara itu sisa pengaspalan jalan tinggal sekitar 200  Meter lagi, sehingga sangat memungkinkan akan selesai sebelum TMMD ditutup," papar Basuki.

Senada dengan Basuki, Serka Nur Abidin, Staf Ter Kodim Pekalongan, menyatakan jika pihaknya juga optimis bahwa sasaran fisik pokok TMMD di Pantirejo itu akan selesai sebelum TMMD ditutup.

Menurutnya, per tanggal 8 April 2020, progres pembangunan jalan sudah mencapai 90 persen. Sehingga hal itu cukup bisa dipakai sebagai dasar untuk menyatakan bahwa sasaran fisik  pokok TMMD akan selesai sebelum TMMD ditutup.

Editor: Andika

Terkini

Gelar Haul Gus Dur, PKB dan NU Cilacap Berkolaborasi

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:48 WIB
X