Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PMI Bantu Warga Penderita Gagal Ginjal

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 18:51 WIB
Di momen Hari Kesaktian Pancasila dan Jumat Berkah, Ketua PMI Kota Magelang, Sumartono beserta jajaran anjangsana ke kediaman Sulami, warga penderita sakit gagal ginjal dan menyalurkan bantuan. (SM/Asef F Amani)
Di momen Hari Kesaktian Pancasila dan Jumat Berkah, Ketua PMI Kota Magelang, Sumartono beserta jajaran anjangsana ke kediaman Sulami, warga penderita sakit gagal ginjal dan menyalurkan bantuan. (SM/Asef F Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Bertepatan dengan momen Hari Kesaktian Pancasila dan Jumat Berkah, PMI Kota Magelang kunjungi Sulami, warga RT 05 RW 05 Boton I Kelurahan Magelang, Jumat (1/10).

Warga ini mengalami sakit gagal ginjal dan harus menjalani proses cuci darah dua kali dalam seminggu.

Ketua PMI Kota Magelang, Sumartono mengatakan, kegiatan Jumat Berkah selalu dilakukan pihaknya setiap minggunya. Kali ini terasa istimewa, karena bertepatan dengan momen Hari Kesaktian Pancasila.

“Anjangsana ini wujud rasa kepedulian PMI terhasap sesama. Kita kunjungi langsung kediamannya sekaligus memberikan dukungan dan doa bagi keluarga agar selalu semangat untuk menjalani proses penyembuhan,” ujarnya di sela kegiatan.

Baca Juga: Lembaga Penyiaran Bisa Bangkitkan Pariwisata lewat Edukasi Destinasi dalam Sajian Cerita

Dalam anjangsana ini, PMI menyalurkan bantuan paket sembako dan uang tunai Rp 500.000 kepada Sulami secara langsung. “Kami mengajak warga Kota Magelang untuk turut peduli terhadap sesama dengan mendonorkan darahnya, mengingat masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan transfusi darah,” katanya.

Terkait upaya penanganan Covid-19, ia menuturkan, belum lama ini anggota relawan SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) melakukan sosialisasi Promosi Kesehatan (Promkes) kepada masyarakat.

sasarannya di wilayah RW 10 dan RW 09 Kelurahan Wates serta RW 06 dan RW 10 Kelurahan Tidar Utara.

Sosialisasi, disebutkannya, merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan pelatihan/orientasi Survilans Berbasis Masyarakat dan kejadian luar biasa dalam rangka penguatan respon Covid-19 yang didukung oleh KOICA (Korea International Cooperation Agency).

“Enam anggota relawan Sibat yang didampingi PMI melakukan sosialisasi Promkes ini dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Sumartono.

Baca Juga: PON XX Papua: Sepatu Roda Jateng Sumbang Perak dan Perunggu

Di samping itu, pihaknya juga memberikan bantuan tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker, eco enzim, dan hygyn kit. Sosialisasi dihadiri ketua RW dan tokoh masyarakat setempat.

“Kasus Covid-19 memang sudah turun, tapi PMI selalu menghimbau masyarakat agar selalu mematuhi 7 M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama, dan mengelola stres,” paparnya.

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X