Ganten RW II Dicanangkan sebagai Kampung Bebas Narkoba, Wujud Komitmen Kesungguhan Warga

- Selasa, 28 September 2021 | 14:22 WIB
Kepala Badan Kesbang Pol dan Linmas, Agus Satyo beserta tokoh masyarakat, Ketua RT, Ketua RW, perwakilan Polri, TNI, Kejaksaan, dan Pengadilan membuka selubung papan nama Kampung Bebas Narkoba di Kampung Ganten RW II Kelurahan Jurangombo Selatan. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
Kepala Badan Kesbang Pol dan Linmas, Agus Satyo beserta tokoh masyarakat, Ketua RT, Ketua RW, perwakilan Polri, TNI, Kejaksaan, dan Pengadilan membuka selubung papan nama Kampung Bebas Narkoba di Kampung Ganten RW II Kelurahan Jurangombo Selatan. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.comPemkot Magelang mencanangkan Kampung Ganten RW II Kelurahan Jurangombo Selatan sebagai Kampung Bebas Narkoba tahun 2021.

Pencanangan ini wujud komitmen dan kesungguhan warga beserta tokoh masyarakat setempat dalam upaya pelaksanaan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Pencanangan dilakukan dengan pembacaan ikrar oleh Ketua RW II, Sulam Taufik dan lima ketua RT di atas panggung, Selasa, 28 September 2021.

Baca Juga: Perlu Dibentuk Satgas Covid-19 di Setiap Sekolah, Kapolres Jepara: Perkuat Pengawasan Prokes

Kemudian diikuti penandatanganan komitmen bersama stakeholder dari unsur tokoh masyarakat, Pemkot Magelang, Polri, TNI, Kejaksanaan, dan Pengadilan.

Wali Kota Magelang, dokter Muchamad Nur Aziz dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Kesbang Pol dan Linmas, Agus Satyo mengatakan, narkoba merupakan masalah kompleks yang harus segera ditanggulangi.

Dampak narkoba tidak hanya menyasar kesehatan, tapi juga keamanan dan ekonomi.

Baca Juga: Ahmad Luthfi: Bidhumas Polda Jateng Harus Bisa Dua Arah Memberikan Informasi ke Masyarakat

“Bahkan, dapat mengancam keberlangsungan bangsa dan negara. Hal ini dapat kita lihat dari dinamika di lapangan, narkoba tidak hanya menyerang kelompok tertentu saja, tapi sudah merasuk ke berbagai lini kehidupan negeri ini,” ujarnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan narkoba akan menyerang siapa saja, termasuk keluarga, aparatur negara, dan anak-anak.

Sebesar apapun potensi yang dimiliki tidak akan memberi manfaat jika sumber daya manusia (SDM) terutama generasi muda tidak terbebas dari narkoba.

“Maka, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memerangi narkoba. Perang melawan narkoba bukan hanya tanggung jawab alat negara dan pemerintah saja, tapi juga masyarakat berperan penting,” katanya.

Sang dokter menegaskan, dengan adanya kolaborasi antara masyarakat, penegak hukum, dan pemerintah, masalah narkoba dapat diberantas mulai dari lingkungan terkecil.

Ia pun mengharapkan kepada semua pihak untuk mengambil peranan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.

“Utamanya untuk berupaya menjadikan generasi muda memiliki pola pikir, sikap, dan terampil menolah narkoba. Ciptakan lingkungan pendidikan, kerja, dan masyarakat yang bebas dari narkoba. Intensifkan wajib lapor bagi pecandu narkoba dan berikan layanan rehabilitasi dan laporkan ke pihak berwajib kalau ada gejala yang mencurigakan terkait peredaran narkoba,” jelasnya.

Dokter Aziz mengapresiasi warga dan tokoh masyarakat RW II Kelurahan Jurangombo Selatan yang berkomitmen dalam upaya memberantas peredaran narkoba.

Dengan adanya pencanangan ini diharap menjadi pemicu semangat kampung lain untuk melakukan hal serupa.

“Semoga komitmen yang ditujukan warga RW II Jurangombo Selatan ini dapat menginspirasi dan segera diadaptasi oleh lingkungan sosial masyarakat di seluruh Kota Magelang. Sehingga, harapan mewujudkan Kota Magelang yang bebas dari narkoba bisa segera tercapai,” terangnya.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

X