Kebumen Dijadikan PT Pokphand Sebagai Pilot Project Mutu Penangkapan Ayam

- Selasa, 28 September 2021 | 07:45 WIB
Production Base Manager Cemerlang Unggas Lestari PT Charoen Pokphand Indonesia Endarto Tri Prajoko SPt meninjau penimbangan ayam di Peternakan Ayam New Assa Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan, Kebumen. (suaramerdeka.com / Supriyanto)
Production Base Manager Cemerlang Unggas Lestari PT Charoen Pokphand Indonesia Endarto Tri Prajoko SPt meninjau penimbangan ayam di Peternakan Ayam New Assa Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan, Kebumen. (suaramerdeka.com / Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Kabupaten Kebumen menjadi pilot project PT Charoen Pokphand untuk penangkapan ayam yang baik sehingga bisa dicontoh daerah-daerah lain.

Para peternak ayam yang menjadi mitra PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPK) didorong untuk meningkatkan mutu penangkapan ayam pada saat panen maupun penjarangan.

Dengan cara penangkapan ayam yang baik akan sama-sama menguntungkan perusahaan maupun peternak.

"Dengan penangkapan yang tidak baik, peternak maupun perusahaan bakal dirugikan," ujar Production Base Manager Cemerlang Unggas Lestari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk Endarto Tri Prajoko SPt meninjau proses penangkapan ayam di Peternakan Ayam New Assa Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Senin 27 September 2021.

Baca Juga: Hari Bhakti Postel, 7 Karyawan TelkomGroup Dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana

Memurut Endarto, yang perlu diperhatikan saat penangkapan ayam adalah tepat ukuran. Peternak terlebih dahulu melakukan seleksi ukuran ayam yang akan diambil.

Dengan demikian ukuran ayam akan seragam tidak terlalu besar maupun terlalu kecil.

"Sehingga jika memang yang akan dipanen ukuran kecil, medium atau besar akan tepat ukuran," ujar Endarto.

Untuk panen ukuran kecil dengan bobot 0,9-1,1 kg, untuk ukuran medium 1,2-1,8 kg dan ukuran besar lebih dari 1,8 kg.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa MAN Purbalingga Diminta Teladani Nabi Muhammad

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Ajakan Warga Mangunan Jaga Hutan lewat Tradisi Kenduri

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:32 WIB
X