Angka Stunting Tinggi, Pemerintah Libatkan Mahasiswa

- Senin, 27 September 2021 | 19:18 WIB
Stunting pada anak. (suaramerdeka.com / dok)
Stunting pada anak. (suaramerdeka.com / dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Angka stunting di DIY cukup tinggi meskipun di bawah angka nasional. Kasus stunting pada awal tahun 2021 mencapai angka 19 persen di bawah kasus nasional yang mencapai angka 27 persen.

Angka ini terbilang tinggi, karena itu pemerintah telah menargetkan turunnya angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat, Aris Riyanta mengungkapkan hal itu pada ''Program Mahasiswa Penting (Peduli Stunting)'' di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Gagalnya pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama atau yang dikenal dengan stunting merupakan ancaman bagi generasi masa depan Indonesia jika tidak dicegah sejak dini.

Program Mahasiswa Penting yang ditujukan bagi mahasiswa di seluruh Indonesia juga didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia, karena secara langsung terintegrasi dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik serta Program Kampus Merdeka.

Berbagai Upaya

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai pelaksana percepatan penurunan stunting telah melakukan berbagai upaya dan kerja sama. Salah satunya Program Mahasiswa Penting (Peduli Stunting).

Kepala BKKBN Republik Indonesia, Dr(HC) dr Hasto Wardoyo SpOG(K) menilai mahasiswa memiliki potensi yang baik untuk melakukan edukasi dan memberdayakan masyarakat. Pemahaman dan perilaku masyarakat untuk mencegah terjadinya stunting kerap kali salah.

''Padahal pencegahan stunting sudah seharusnya dilakukan bahkan pada masa prakonsepsi. Edukasi sangat penting dan mahasiswa saya rasa sangat bisa untuk melakukannya,'' tandas Hasto.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Temanggung akan Dijadikan Super Prioritas Pertanian

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:41 WIB

Pemalang Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:11 WIB
X