Kasus Demam Berdarah Blora Merangkak Naik, Dinkes Ingatkan Warga Giatkan PSN

- Senin, 27 September 2021 | 06:45 WIB
Petugas dari Dinkes Blora tengah melakukan fogging di Kelurahan Kauman, Blora Kota menyusul kasus demam berdarah. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Petugas dari Dinkes Blora tengah melakukan fogging di Kelurahan Kauman, Blora Kota menyusul kasus demam berdarah. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Kasus Demam Berdarah (DB) yang merangkak naik, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora mengingatkan agar warga untuk menggiatkan Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN).

"Hanya dengan PSN yang paling efektif untuk menekan lonjakan kasus demam berdarah,’’ jelas Kepala Dinkes Blora, Edy Widayat, Minggu 26 September 2021.

Dikatakan, selama ini jika di suatu wilayah ditemukan ada kasus demam berdarah, pihaknya segera melakukan fogging.

"Kami fogging jika ada kasus di suatu wilayah, hanya ingat fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sementara dengan PSN bisa membunuh hingga ke jentik-jentik nyamuk,’’ tambah Edy Widayat.

Baca Juga: Wali Kota Semarang Janjikan Atlet Semarang Peraih Medali di PON XX Papua

Dari pantauan, menyusul temuan empat warga Kelurahan Kauman yang terkena demam berdarah, Dinkes Blora telah melakukan fogging di RT 3 dan RT 4 /RW 2 Kelurahan setempat.

Lurah Kauman, Marthin Ukie Andhana, SE, Msi, berterima kasih atas ditindaklanjutinya usulan dari warga untuk fogging.

"Kepada warga Kauman saya berharap  untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan masing–masing untuk mencegah demam berdarah dengan melaksanakan 3M (menguras, menutup, mengubur)," papar Lurah Ukie. 

Baca Juga: ACT Bagikan Ratusan Kilo Beras Gratis Warga Rumah Susun Plamongan Sari

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Blora cenderung naik setelah ada 34 warga yang terserang penyakit yang penyebarannya melalui nyamuk aedes Aegypti itu.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelajah Wisata Jawa Tengah Lewat Mubeng Jateng

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Potensi Zakat Penghasilan ASN di Kebumen Rp 24 Miliar

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:17 WIB

202 Pekerja di Sleman di-PHK Terdampak Pandemi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:25 WIB

Nama-Nama Bayi Unik Yang Sempat Viral di Indonesia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:26 WIB
X