Prospek Budi Daya Tanaman Porang di Magelang Terbuka

- Minggu, 26 September 2021 | 13:26 WIB
Anggota DPR Komisi IV, Vita Ervina (berdiri) memberi sambutan dalam bimtek budi daya porang di Atria Hotel Magelang. (suaramerdeka.com/dok)
Anggota DPR Komisi IV, Vita Ervina (berdiri) memberi sambutan dalam bimtek budi daya porang di Atria Hotel Magelang. (suaramerdeka.com/dok)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Anggota DPR Komisi IV, Vita Ervina, bersama Ditjen

Tanaman Pangan Kementerian Pertanian mengadakan bimbingan teknis (bimtek) budi daya tanaman porang kepada sejumlah petani di Magelang di Atria Hotel Magelang, Sabtu, 25 September 2021.

Bimtek bertitel "Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Melalui Budi Daya Porang yang Tepat serta Penggunaan Benih Bermutu dan Berserifikat" tersebut diikuti 100 petani di Magelang.

Baca Juga: Rupanya Anang Hermansyah Waktu Remaja Suka Berantem dan Sempat Ikut Geng-gengan

Menurut Vita, budi daya dan strategi pemasaran porang menjadi fokus bimtek kali ini.

Porang dipilih lantaran sedang banyak ditanam sebagai alternatif komoditas tanaman pangan untuk makanan pokok.

Lebih lanjut dia menyebut estimasi lahan di Magelang untuk budi daya porang seluas 117 hektare.

Baca Juga: 7 Orang-orang yang Pahalanya Masih Mengalir Meski Sudah Wafat

Dia menilai pemasarannya memiliki prospek terbuka, tetapi masih terbatas lantaran masa
pandemi Covid-19.

"Saya berharap, jika nanti hasil porang meningkat, ada hilirisasi dalam negeri, sehingga para petani tidak harus
mengandalkan nilai ekspor."

"Karena yang membuat booming harga jual tinggi di ekspor," ujar kader PDI Perjuangan itu.

Baca Juga: Gabungan Organisasi Pemuda Siapkan Layanan Keliling, Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Sementara itu, mewakili Ditjen Tanaman Pangan, Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan
Hortikultura, Warjito mengklaim, lembaganya selalu melakukan pembinaan kepada petani ihwal budi daya porang. Termasuk berkaitan dengan cara pemasarannya.

Warjito pun berharap tanaman ini segera masuk proses hilirisasi agar permintaan di pasaran naik.

"Kalau (porang) masuk proses hilirisasi, pastinya (permintaan) pasar akan naik," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Ribuan Kader Kesehatan di Sleman Disuntik Booster

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB
X