2.358 Peserta Tes Berebut 100 Kuota CPNS Pemkab Kebumen

- Sabtu, 25 September 2021 | 15:51 WIB
Sekretaris Daerah Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono memberikan pengarahan kepada para peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkab Kebumen di LPMP Pendidikan UNY, Sabtu 25 September 2021 (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Sekretaris Daerah Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono memberikan pengarahan kepada para peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkab Kebumen di LPMP Pendidikan UNY, Sabtu 25 September 2021 (suaramerdeka.com/Supriyanto)

 

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kebumen menggelar seleksi tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.

Tes seleksi dipusatkan di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan (LPMP) Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu-Sabtu 22-25 September 2021.

Sebanyak 2.358 peserta yang lolos seleksi adiministrasi mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis komputer. Dari 2.358, Pemkab Kebumen hanya membutuhkan 100 kuota PNS untuk ditempatkan di sejumlah instansi pemerintahan.

Kepala BKPPD Kebumen, Mohammad Amirudin menjelaskan, pada tahap pertama peserta yang lolos SKD akan diambil 300 orang. Kemudian mereka selanjutnya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Dari SKB itu peserta disaring lagi dan finalnya hanya diambil 100 orang.

Baca Juga: Kena Body Shamming Netizen di Instagram, Dikta Balas Pakai Caption Panjang dan ‘Menusuk’

Untuk tes SKB rencananya kita adakan di bulan November, kira-kira di tanggal 8-29 November 2021. Nah nanti di bulan Januari akhir 2022, Insya Allah sudah ada pembagian NIP," terangnya.

Amirudin menyebut ada dua peserta yang tidak bisa mengikuti CPNS karena dinyatakan positif Covid-19.

Keduanya nantinya akan dijadwalkan ulang untuk mengikuti tes susulan pada 9 Oktober 2021. Sesuai aturan peserta yang diketahui reaktif atau positif Covid-19 memang tidak diizikan mengikuti tes.

"Jadi untuk seluruh Jawa Tengah nanti dijadikan satu, untuk mengikuti tes susulan pada 9 Oktober," terangnya.

Baca Juga: Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini: Real Madrid Ditantang Villarreal, Barcelona Jumpa Levante

Berbasis Komputer

Pelaksanaan tes CPNS di masa pandemi ini kata Amirudin, aturannya berbeda dengan sebelumnya.

Semua peserta wajib divaksin, melampirkan surat rapid tes antigen yang menunjukan dirinya sehat atau negatif dari Covid-19, mengikuti deklarasi sehat, dan yang pasti adalah wajib mematuhi protokol kesehatan.

"Dengan seleksi yang sportif dan transparan harapannya kita akan mendapatkan pegawai yang berkualitas, punya karakter yang baik dan unggul, dan siap bergabung bersama kami dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat," tandasnya.

Sekretaris Daerah Ahmad Ujang Sugiono meninjau pelaksanaan tes CPNS Ujang di hari terakhir, Sabtu 25 September 2021.

Baca Juga: PON XX Papua: Polri Berangkatkan 100 Resimen Vaksinator Covid-19

"Alhamdulillah hari ini pelaksanaan tes dan kita melihat semua berjalan dengan lancar," ujar Ujang yang mewakili Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto.

Kepada para peserta, Ujang menyampaikan untuk selalu percaya diri, tidak gampang percaya dengan orang yang mengaku bisa membantu meloloskan peserta sehingga bisa ditetapkan sebagai PNS. Ujang memastikan, semua itu bohong dan akal-akalan.

"Karena semua sudah berbasis komputer, yang menentukan lulus atau tidaknya adalah Tuhan dan kalian sendiri. Kalau mampu mengerjakan soal melebihi ambang batas nilai yang ditentukan pasti lulus. Jadi begitu selesai tes, nilai sudah langsung keluar, nggak bisa direkayasa," tandasnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akun Twitter Siskaee Lenyap, Ada Apa?

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X