Sambut Hari Tani, API Jateng Gelar Istighotsah dan Doa Bersama di 15 Titik

- Sabtu, 25 September 2021 | 12:30 WIB
Istighotsah dan doa bersama yang digelar API Jateng memeringati Hari Agraria Nasional. (suaramerdeka.com / dok)
Istighotsah dan doa bersama yang digelar API Jateng memeringati Hari Agraria Nasional. (suaramerdeka.com / dok)

"Kurang lebih 16 juta rumah tangga petani itu hanya menguasai tanah kecil-kecil di bawah 0,5 hektar, fenomena ini tidak hanya di Jawa, tapi di luar Jawa sudah menjadi eksisting riil situasi di lapangan, ketimpangan itu semakin meluas," jelasnya.

Adanya proses perampasan tanah yang sangat masif di seluruh wilayah Indonesia baik di desa yang ditempati masyarakat agraris, bahari, pedesaan, adat, dan petani. ini krisis agraria yang tak berkesudahan.

Untuk itu API Jawa Tengah meminta pemerintah melaksanakan reforma agraria sejati sesuai amanat UUPA 1960 sehingga tidak ada konflik agraria dan juga ketimpangan lahan yang dapat merugikan rakyat khususnya petani.

"Dan kami meminta Presiden Joko Widodo mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBN untuk melaksanakan percepatan reforma agraria," tutup Syukur.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB

Polres Pemalang Tangkap Pembuat dan Penjual Uang Palsu

Kamis, 25 November 2021 | 16:12 WIB
X