Redistribusi Sertifikat Jokowi, Jateng Peroleh 3.236 Bidang

- Rabu, 22 September 2021 | 19:08 WIB
Kakanwil BPN Jateng Dwi Purnama dan Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri penyerahan sertifikat secara virtual di Gradhika Bhakti Praja, Rabu, 22 September 2021. (suaramerdeka.com/dok)
Kakanwil BPN Jateng Dwi Purnama dan Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri penyerahan sertifikat secara virtual di Gradhika Bhakti Praja, Rabu, 22 September 2021. (suaramerdeka.com/dok)

Secara umum, di Jawa Tengah penyelesaian sengketa lahan merupakan kasus lama dan sudah diselesaikan.

Baca Juga: Pembangunan Jembatan Kaligending Rampung, Karanggayam-Karangsambung Terhubung

“Kasus lama dan ini sudah selesai seperti di Gintungan, Bandungan itu. Kalau lainnya Lainnya soal pelepasan kawasan hutan tidak ada masalah dll."

"Kendala sudah tidak ada lagi dari hasil ini kita akan mengakselerasi dengan kelanjutannya. Kami akan memberikan asistensi kepada penerima SHM supaya produktivitas meningkat,” kata Dwi.

Di Jateng, menurut Dwi masih sekitar 40 persen bidang yang selesai dan rencananya akan diikutkan dalam akselerasi program PTSL.

“Target kami 2025 semua selesai,” imbuhnya.

Baca Juga: Sebut Kritik Giring ke Anies Meresahkan, Pasha: Sudah Teruji Kelola Kota, Bro?

Sementara itu Setelah berjuang selama 21 tahun, para petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Penggarap Tanah Rakyat (P3TR) di Kabupaten Semarang, akhirnya mendapatkan sertifikat redistribusi tanah seluas 198 hektare di lereng Gunung Ungaran.

"21 tahun (memperjuangkan tanah ini). Lawan saya tidak main-main, banyak pihak, macam-macam. Tidak semudah itu, banyak ganjalan-ganjalan," katanya saat ditemui usai acara.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan para petani di Kabupaten Semarang itu sudah puluhan tahun tidak mendapatkan haknya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB

Polres Pemalang Tangkap Pembuat dan Penjual Uang Palsu

Kamis, 25 November 2021 | 16:12 WIB
X