Petugas Intensif Rawat Jaringan Irigasi

- Selasa, 18 Februari 2020 | 23:55 WIB
Pemeliharaan jaringan irigasi oleh petugas operasi. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
Pemeliharaan jaringan irigasi oleh petugas operasi. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka.com - Petugas operasi dan pemeliharaan (OP) makin intensif melakukan pemeliharaan dan perawatan jaringan daerah irigasi (DI) di wilayah Kabupaten Blora agar berfungsi dengan baik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Samgautama Karnajaya, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Wilayah I, Surat ST MT mengemukakan, petugas OP memiliki tanggung jawab dan semangat gotong royong melakukan kegiatan pemeliharaan irigasi.

‘’Petugas OP makin giat dan kreatif. Hampir setiap hari kami terima laporan kegiatan seperti pembersihan sampah dan rumput di saluran irigasi di sejumlah tempat,’’ ujar Surat, Selasa (18/2).

Para petugas OP tersebut, meski mendapatkan upah minim sebagai tenaga harian lepas dari anggaran Pemkab Blora, namun semangat gotong royong terbangun dengan baik antarkelompok.

‘’Jadi, setelah daerah irigasi dibangun maka harus diimbangi dengan pemeliharahaan bangunan bendung, pintu air, dan kawasan hulu bendungnya untuk memastikan bangunan tetap berfungsi dengan baik dan andal. Sekaligus untuk memastikan agar umur layan bangunan bisa lebih panjang,’’ jelas Surat.

Salah satu solusinya adalah melakukan pemberdayaan petugas OP dan warga masyarakat. Surat menjelaskan, di Kabupaten Blora ada 183 daerah irigasi di wilayah I dan wilayah II.

Untuk wilayah I meliputi daerah irigasi di Kecamatan Jepon, Blora, Banjarejo, Tunjungan, Bogorejo, Ngawen, Japah, Kunduran dan Japah. Sedangkan kecamatan lainnya masuk di wilayah II.

‘’Idealnya, untuk satu daerah irigasi ada satu orang petugas OP. Tapi di wilayah I ada 31 petugas OP. Padahal ada 41 daerah irigasi yang menjadi prioritas sehingga ada petugas OP yang merangkap,’’ kata Surat.

Meski merangkap sebagai penjaga pintu bendung dan prakarya saluran, para petugas OP tersebut saling sinergi gotong royong saling bantu antar daerah irigasi. ‘’Gotong royong dan kerja sama antarkelompok ini perlu diapresiasi dan dicontoh. Mereka juga kreatif seperti mengecat dan membuat ornamen warna-warni yang memikat,’’ katanya.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X