Sedap, Sate Klathak dan Wedang Uwuh jadi kuliner di Accor Culinary Journey 2020

- Minggu, 9 Februari 2020 | 11:57 WIB
 KULINER KHAS: Sejumlah awak media tengah mengabadikan gambar Sate Klathak dan Wedang Uwuh yang menjadi kuliner khas Accor Culinary Journey 2020 untuk kuarter pertama. (suaramerdeka.com/dok)
KULINER KHAS: Sejumlah awak media tengah mengabadikan gambar Sate Klathak dan Wedang Uwuh yang menjadi kuliner khas Accor Culinary Journey 2020 untuk kuarter pertama. (suaramerdeka.com/dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Dua kuniler khas Jogja, Sate Klathak dan Wedanh Uwuh, terpilih menjadi sajian di Accor Culinary Journey 2020 yaitu sebuah program kuliner yang digelar sepanjang tahun dengan menyajikan berbagai kearifan lokal kuliner Indonesia termasuk Yogyakarta dan Jawa Tengah. 

 

"Pada tahun ini, Accor Culinary Journey dibagi menjadi empat kuarter dengan menu-menu  berbeda. Untuk kuarter pertama, peluncurannya sudah digelar akhir Januari lalu di Garden Extension, Novotel Jogja," papar Paskalia Ditha R, selaku Marketing Communication Manager Novotel Yogyakarta, kemarin.

Dalam peluncuran ini, ungkap Ditha, pihaknya juga menggandeng ibis Style Yogyakarta dan ibis Semarang Simpang Lima sebagai hotel di dalam satu jaringan yang sama.

"Dipilihnya Sate Klatak karena merupakan salah satu hidangan yang sudah cukup populer di Jogja, termasuk juga Wedang Uwuh yang sangat khas dari Imogiri," tuturnya. 

Sate klathak memang sate yang unik dibanding sate umumnya. Keunikan tampak dari daging kambing muda dengan menggunakan jeruji besi sebagai tusukannya. Salah satu alasan menggunakan tusukan besi adalah agar dagingnya menjadi matang sempurna, meresap sampai ke dalam daging karena sifat besi sebagai penghantar panas yang baik. Keunikan lain dari sate ini adalah sate tidak menggunakan bumbu kacang, bumbunya berupa kuah gulai yang kaya akan rempah-rempah pilihan asli Indonesia. 

Adapun untuk Wedang Uwuh, diambilkan dari dua suku kata, Wedang yang berarti minuman dan Uwuh berarti sampah. Dikarenakan bahannya yang terbuat dari dedaunan, sehingga terlihat menyerupai sampah. Beragam rempah-rempah yang digunakan seperti secang, kayu manis, daun cengkeh, dan daun pala membuat minuman ini menghasilkan rasa manis dan sedikit pedas, serta memiliki banyak manfaat, seperti menghangatkan tenggorokan, menyegarkan tubuh dari letih, dan menghilangkan kembung. 

"Kedua menu spesial ini dapat dijumpai dan dinikmati di hotel-hotel Accor Yogyakarta dan Jawa Tengah," imbuhnya.

Lebih lanjut Ditha menjelaskan, dengan adanya program Accor Culinary Journey ini, diharapkan para tamu bukan hanya dapat menikmati akomodasi di hotel-hotel Accor di Indonesia, melainkan dapat menikmati sajian kuliner khas dari setiap daerah yang memiliki cita rasa unik dan cerita tersendiri.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

PPKM Level 3 Batal, DIY Tetap Perketat Pengawasan

Rabu, 8 Desember 2021 | 10:36 WIB

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X