Beasiswa Mandiri Syariah untuk Mahasiswa UAD

- Minggu, 9 Februari 2020 | 10:33 WIB
BANTUAN PENDIDIKAN: Rektor UAD Dr Muchlas MT dan perwakilan mahasiswa memperlihatkan bantuan pendidikan dari BSM Yogyakarta.(Suara Merdeka/Agung PW- )
BANTUAN PENDIDIKAN: Rektor UAD Dr Muchlas MT dan perwakilan mahasiswa memperlihatkan bantuan pendidikan dari BSM Yogyakarta.(Suara Merdeka/Agung PW- )

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Mahasiswa berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima bantu beasiswa dari Bank Syariah Mandiri melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni di Ruang Sidang Utama Kampus 1 UAD Jalan Kapas, Yogyakarta. Bantuan sosial beasiswa sebesar Rp 150 juta.

Area Manager Perwakilan BSM Yogyakarta, Agung Nugroho Dewanto menyerahkan bantuan kepada Rektor UAD Dr Muchlas MT. Bantuan sekaligus sebagai perwujudan mempererat tali silaturahmi antara pihak UAD dengan pihak BSM .

''Bantuan itu juga memperlihatkan bahwa selama ini UAD dan BSM bekerja sama dengan baik dan ke depan akan lebih baik lagi dengan berbagai kerja sama,'' ujar Muchlas.

Ia mengatakan bantuan beasiswa kepada mahasiswa UAD diberikan BSM sejak tahun 2015 lalu. Dana yang diberikan pun selalu meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Bantuan akan dimanfaatkan untuk mahasiswa agar pendidikan di UAD seimbang antara teori dan soft skill yang dibutuhkan industri menyesuaikan era disrupsi.
    
Kualitas Edukasi

Wakil Rektor III, Dr Abdul Fadlil MT menambahkan syarat dan ketentuan penerima beasiswa BSM telah ditetapkan antara lain mahasiswa harus memiliki kualitas edukasi yang baik dengan IPK minimal 3.00. Selain itu, mahasiswa harus memiliki prestasi di dalam dan luar kampus serta kurang mampu.

 ''Selama ini beasiswa di kampus meliputi beasiswa UAD, beasiswa Supersemar, beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM), beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), beasiswa lainnya yang sifatnya tentatif,'' imbuhnya.

Mengenai beasiswa BSM, ia menjelaskan kali pertama tahun 2015 dan nilainya sebanyak Rp 120 juta kepada 30 orang mahasiswa, tahun 2016 kepada 30 orang mahasiswa dengan nilai Rp 120 juta, tahun 2017 hanya 25 orang mahasiswa dengan total beasiswa Rp 100 juta, tahun 2018 kosong. Tahun 2019 ada 37 orang mahasiswa yang tiap mahasiswa menerima Rp 4 juta.

Bantuan tersebut ikut membantu mahasiswa yang kurang mampu apalagi tiap menjelang pembayaran SPP ada mahasiswa yang mengajukan dispensasi penundaan pembayaran.

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB
X