Bupati Pilih Bank Jateng Penyalur DD dan ADD

- Sabtu, 8 Februari 2020 | 00:16 WIB
Kepala Dispermades Kabupaten Tegal, Prastyawan. (suaramerdeka.com/Dwi Putro GD)
Kepala Dispermades Kabupaten Tegal, Prastyawan. (suaramerdeka.com/Dwi Putro GD)

SLAWI, suaramerdeka.com – Pemkab Tegal akhirnya memilih untuk mengalihkan penyaluran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) melalui Bank Jateng. Penunjukkan ini sesuai persyaratan bank yang menyalurkan DD dan ADD yakni bank umum yang sudah bisa clearing secara nasional.

‘’Bupati cenderung kepada Bank Jateng dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya sebagian saham Bank Jateng milik Pemkab Tegal,’’ kata Kepala Dispermades Kabupaten Tegal, Prastyawan, Rabu (5/2).

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Tegal mengusulkan agar penyaluran dana desa dialihkan melalui  BPR Bank Tegal Gotong Royong (TGR). Namun wacana itu terganjal dengan aturan yang mempersyaratkan bank penyalur merupakan bank umum skala nasional.

Prastyawan mengatakan pengelolaan keuangan desa diatur dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Dalam aturan itu, Rekening Kas Desa (RKD) harus tunggal untuk penerimaan semua pendapatan yang masuk dalam APBDes, termasuk DD dan ADD.

Khusus untuk DD, kata dia, penyaluran harus melalui bank umum yang sudah bisa clearing secara nasional.  ‘’TGR dan BKK bukan bank umum dan tidak masuk dalam clearing nasional. Pilihannya Bank Jateng dan BRI,’’ ujarnya.

Dia mengakui kelebihan BRI memiliki unit sampai di tingkat desa. Namun secara likuiditas dan cash flow dinilai kurang. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, jika desa menarik uang banyak akan mengalami kesulitan.

Sementara itu, selain ada saham Pemkab Tegal dalam Bank Jateng, likuiditas dan cash flow bank itu dinilai cukup bagus. Bahkan, Bank Jateng telah membuat surat perjanjiaan dalam melayani penyaluran DD dan ADD. ‘’Bupati condong ke Bank Jateng,’’ kata Prastyawan.

Sebelumnya, penyaluran DD dan ADD dikelola Bank Jateng, BKK Talang dan Bank TGR. Namun dengan adanya aturan baru BKK dan TGR tidak bisa lagi menyalurkan DD dan ADD. ‘’Perbup terkait dengan penunjukan Bank Jateng sebagai penyalur DD dan ADD sudah ditangan Bupati,’’ ujarnya.

Dana  ADD untuk 271 desa di Kabupaten Tegal Rp 121 miliar. Setiap desa mendapatkan ADD antara Rp 400 juta dan Rp 500 juta. Sedangkan, total bantuan DD Rp 361 miliar. Jumlah itu mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya, hanya Rp 340 miliar. Setiap desa mendapatkan DD antara Rp 800 juta dan Rp 1 miliar.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X