Beraksi Seorang Diri, Pria Ini Bisa "Sikat" 30 Sepeda Onthel

- Kamis, 6 Februari 2020 | 19:45 WIB
DIPERIKSA: Tersangka pencurian 30 sepeda onthel, Abdul Hamid tengah jalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Kota. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
DIPERIKSA: Tersangka pencurian 30 sepeda onthel, Abdul Hamid tengah jalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Kota. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Luar biasa lihainya pencuri sepeda onthel ini, Abdul Hamid (33), warga Desa Wotbakah, Kecamatan Japah, Blora ini. Seorang diri berhasil menyikap 30 sepeda onthel di beberapa tempat di Blora. Hal itu terungkap, begitu tertangkap tangan saat beraksi di seputaran lapangan Kridosono, Blora Kota belum lama ini.

Kepada petugas, Abdul mengaku telah mencuri 30 sepeda onthel di beberapa tempat di Blora. Kapolsek Blora Kota, AKP Agus Budiana,SH, membenarkan adanya pengakuan dari tersangka pencuri sepeda Abdul Hamid tersebut.

Dijelaskan, setelah jajarannya melakukan pendalaman, terungkap bahwa tersangka telah melakukan pencurian sepeda sebanyak 30 kali di tempat yang berbeda. ''Menurut pengakuan tersangka, dia telah mencuri 30 sepeda di sejumlah tempat di wilayah Blora,'' beber Kapolsek Agus Budiana.

Sekedar diketahui, Abdul Hamid tertangkap tangan oleh petugas ketika mencuri sepeda merk Exotic warna hitam strip biru, milik Galuh Andina, (16) warga Perumnas, Karangjati Blora Kota. Waktu itu, tersangka yang berpura-pura olah raga lari di lapangan Kridosono mencuri sepeda milik Galuh. Naas, aksinya diketahui warga, dan dia melarikan diri.

Melihat kejadian tersebut, sejumlah petugas Unit Reskrim Polsek Blora yang memang telah memantau gerak gerik tersangka, langsung melakukan pengejaran. Hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap di sekitar Supermarket Luwes Blora, berikut barang buktinya.

AKP Agus mengungkapkan bahwa, selama melakukan aksinya, pelaku hanya seorang diri. Adapun modusnya,  pelaku ikut membaur dengan masyarakat ketika ada keramaian, sambil melakukan observasi. ‘’Awalnya pelaku ikut membaur bersama warga, jika ada target, dia segera beraksi.’’

Menurut Kapolsek, sesuai pengakuan tersangka, sepeda hasil curian tersebut dijual ke toko sepeda di Blora. Sebagian juga dijual di wilayah Kabupaten Grobogan. Modusnya, saat menjual sepeda curian itu, tersangka telah menyiapkan nota dan kwitansi pembelian sepeda dari Toko Sepeda di Jakarta, Bandung dan Bekasi. ''Hal itu untuk meyakinkan pembeli. Jadi, aaat menjual tersangka telah menyiapkan nota dari Toko Sepeda di Jakarta, Bandung dan Bekasi,' kata dia.'

Editor: Andika

Tags

Terkini

Sebanyak 494 Tenaga Medis Berebut Formasi ASN dan PPPK

Selasa, 28 September 2021 | 15:33 WIB

Kesongo Kembali Semburkan Lumpur, Warga Berhamburan

Selasa, 28 September 2021 | 12:30 WIB

Angka Stunting Tinggi, Pemerintah Libatkan Mahasiswa

Senin, 27 September 2021 | 19:18 WIB

Hujan Deras, Rumah Rusak Diterjang Longsor

Senin, 27 September 2021 | 15:40 WIB

2.302 Peserta Ikuti SKD CASN Pemkot Magelang

Senin, 27 September 2021 | 15:12 WIB
X