Nyalon Kades, Gandang Diarak dengan Sepeda Onthel

- Jumat, 31 Januari 2020 | 12:31 WIB
ARAK ARAKAN: Menggunakan sepeda onthel dan mengenakan pakaian peranakan Jawa, ratusan orang mengantar Gandang Hardjanata untuk mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa Tamanmartani. (suaramerdeka.com/Gading Persada)
ARAK ARAKAN: Menggunakan sepeda onthel dan mengenakan pakaian peranakan Jawa, ratusan orang mengantar Gandang Hardjanata untuk mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa Tamanmartani. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Mengenakan pakaian peranakan Jawa dan sepeda onthel, ratusan orang dari kelompok tani, UMKM dan kelontong di Desa Tamanmartani, Kecamatan, Kalasan Sleman, kompak mengantarkan Gandang Hardjanata ke kantor desa setempat untuk mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa (Kades) Tamanmartani (30/1). Kebetulan, dalam waktu dekat, bakal ada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di tempat tersebut.

"Kami ingin mendorong dan mengawal Gandang sebagai kepala desa agar program kerja yang sudah dilaksanakan kemarin bisa dilanjutkan kembali. Arak-arakan itu pakai sepeda onthel dan jalan kaki ke balai desa, sampai Pak Gandang menyerahkan berkas. Kalau lolos, ini akan jadi periode kedua Pak Gandhang menjadi Kades Tamanmartani," ungkap Puguh Tribintarto, koordinator kirab dan sekretaris tim sukses.

Puguh mengungkapkan kirab tersebut merupakan bagian dari aksi damai mengawal Gandang yang merupakan calon petahana untuk menyerahkan berkas pendaftaran ke balai desa setempat. Warga menurut dia ingin meminta Gandang untuk kembali melanjutkan program kerja yang dirasa sudah berjalan cukup baik di periode sebelumnya.

Alasan mendukung Gandang untuk maju kembali menurut Puguh dilandasi rasa puas atas kinerja kepala desa tersebut selama periode lalu.

"Kami masyarakat merasakan langsung hasil dari pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi dan pemberdayaan manusia sudah berjalan dengan baik. Contoh kongkret adalah penyatuan kelompok UMKM sejenis, dicarikan ijin-ijin lalu diberikan stimulan modal dan sekarang bisa berkembang," paparnya.

Kirab tersebut dipilih sendiri oleh warga yang berinisiatif nyengkuyung Gandang. Warga dan tim sukses pun yakin bisa merengkuh suara mayoritas warga dari total 12 ribu pemilih.

"Kami merasakan, jadi yakin akan jadi kembali dan meneruskan program yang sudah berhasil," tandas dia. (Gading Persada)

Editor: Maya

Tags

Terkini

Berdayakan Umat, NU Kebumen Kembangkan Pertanian

Minggu, 19 September 2021 | 21:50 WIB

Banyak Petani Frustasi, Pemerintah Beri Pelatihan

Minggu, 19 September 2021 | 19:20 WIB

Pola Vaksinasi Jemput Bola, Sediakan Ayam untuk Hadiah

Minggu, 19 September 2021 | 15:35 WIB

HUT Ke-76, PMI Sleman Siapkan Berbagai Inovasi

Sabtu, 18 September 2021 | 06:45 WIB

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X