Baru Terisi 3.5 Juta M3, Waduk Seloromo Aman

- Senin, 20 Januari 2020 | 08:43 WIB
MELINTAS: Sejumlah warga saat melintas di areal waduk Seloromo beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
MELINTAS: Sejumlah warga saat melintas di areal waduk Seloromo beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com - Meskipun intensitas hujan cukup tinggi, beberapa hari terakhir ini, namun kondisi waduk Seloromo dipastikan masih aman. Masyarakat di wilayah hilir tidak perlu khawatir waduk tersebut bakal meluap.

Operator waduk Seloromo Gembong Susanto mengatakan saat kondisi air yang sudah masuk di Waduk Seloromo sekitar 3,3 juta meter kubik dari total daya tampung 9,5 juta meter kubik. Per hari, lanjutnya, saat kondisi hujan diperkirakan ada sekitar 500 ribu meter kubik yang masuk.

 ‘’Namun apabila tidak terjadi hujan, paling-paling hanya 100 ribu meter kubik,’’ ujarnya. Dengan melihat data itu, dipastikan kondisi waduk masih aman.

Warga yang berada di wilayah hilir diminta untuk tidak perlu khawatir kemungkinan waduk meluap. Bahkan saat debit air penuh akan limpas sendiri melalui pintu air bagian utara waduk.

‘’Waduk Seloromo Gembong sekarang ini justru mulai terisi. Diperkirakan 1,5 bulan ke depan debit air diperkirakan baru terisi penuh, yakni 9,5 juta meter kubik. Air itulah yang nantinya akan dimaksimalkan untuk pengairan,’’ katanya.

Proses pengisian air sebenarnya sudah mulai terlihat sejak pertengahan Desember 2019 lalu. Hanya saja, saat itu intensitas hujan masih rendah. Barulah pada akhir-akhir ini, lima penjuru sungai yang mengarah ke waduk mulai menggelontorkan airnya ke waduk.

‘’Lima penjuru itu dari Sungai Sentul, Kali Jering, Lampean, Wuni dan Sungai Gembong sendiri.Sementara pasokan terbesar dari Sungai Wuni. Karena di atas sungai itu ada Bendungan Ngablak,’’ katanya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan kesiapsiagaan terhadap banjir penting untuk tetap dilakukan. Terutama untuk daerah yang rawan bencana.

Sejumlah wilayah masuk daerah rawan banjir. Seperti di Kecamatan Juwana, Pati, Kayen, Gabus, Sukolilo, Tambakromo, Dukuhseti, Margoyoso, Batangan Jaken dan Jakenan.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X