Modus Transaksi Fiktif, Sales di Kebumen Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 1 Miliar

- Senin, 20 September 2021 | 16:28 WIB
Wakapolres Kompol Edi Wibowo memberikan keterangan pers terkait kasus penggelapan. (suaramerdeka.com/dok)
Wakapolres Kompol Edi Wibowo memberikan keterangan pers terkait kasus penggelapan. (suaramerdeka.com/dok)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Seorang sales yang bekerja di sebuah CV yang bergerak di bidang distributor sembako dan kosmetik di wilayah Kutowinangun, Kebumen dilaporkan polisi.

IB (30) warga Desa Kedung Agung, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo dilaporkan ke Polsek Kutowinangun dalam kasus dugaan penggelapan kepada perusahaannya.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol Edi Wibowo menjelaskan, atas kejadian itu perusahaa tempat tersangka bekerja mengalami kerugian Rp 951.287.374.

Baca Juga: BTS Pakai Baju Tradisional Ucapkan Happy Chuseok Day, Ini Maknanya

"Modusnya tersangka memesan barang dengan menggunakan faktur fiktif. Setelah memperoleh barang milik perusahaannya lalu dia menjualnya tidak sesuai yang tertera pada faktur itu," jelas Kompol Edi Wibowo didampingi Kapolsek Kutowinangun AKP Krida Risanto, Senin, 20 September 2021.

Transaksi Fiktif

Kasus ini terbongkar setelah admin keuangan CV menemukan banyak kejanggalan pada faktur yang disetorkan tersangka.

Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, transaksi yang dilakukan tersangka ternyata fiktif.

Barang-barang itu dijual di sebuah toko dengan harga di bawa pasar agar cepat laku. Ini dilakukan tersangka agar dapat memperoleh uang dengan cepat.

Baca Juga: Keliru Menginjak Pedal, Mobil Terjun Bebas Masuk Kanal

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Pemkot Pekalongan Minta PK5 Jaga Prokes dan Tibum

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:23 WIB
X