Rawan, Warga Pasang Pengaman Jalan Provinsi Ruas Salem-Banjarharjo

- Senin, 23 Desember 2019 | 22:55 WIB
Elemen masyarakat Salem memasang pagar pengaman jalan dari ban bekas di kawasan Gunung Lio jalan provinsi ruas Salem-Banjarharjo, Kecamatan Salem, Brebes. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
Elemen masyarakat Salem memasang pagar pengaman jalan dari ban bekas di kawasan Gunung Lio jalan provinsi ruas Salem-Banjarharjo, Kecamatan Salem, Brebes. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BREBES, suaramerdeka.com – Warga memasang pengaman sementara di Jalan provinsi ruas Salem-Banjarharjo di kawasan Gunung Lio Salem, lantaran rawan kecelakaan. Selain kondisi jalan naik turun, jalan tersebut minim fasilitas keselamatan jalan.

Untuk mengantisipasi kerawanan masyarakat memasang pembatas jalan dari ban bekas pada titik titik rawan. "Pengaman dari warga belum cukup. Bina Marga Jateng diminta melengkapi guardrail, rambu rambu lalulintas dan lampu penerangan jalan," ujar kata Kustono, tokoh masyarakat Salem, Senin (23/12).

Pemasangan dilakukan bergotong royong melibatkan unsur Koramil Salem, Satpol PP, Libansa (sopir pikap L300) lintas Salem-Banjarharjo, sopir travel lintas Salem-Jakarta, Komunitas Trabas Nalaktax, Bangbara, Pemuda Pancasila.

Warga berharap Bina Marga Jateng memasang fasilitas keselamatan seperti guardrail atau pagar pengaman jalan, rambu rambu peringatan dan lampu penerangan jalan. "Fasilitas itu agar bisa dipasang pada titik titik rawan di kawasan Gunung Lio," kata Kustono.

Menurutnya, fasilitas jalan itu perlu dipasang untuk mengurangi kerawanan lalu lintas di lokasi tersebut. Apalagi jalan tersebut menjadi akses warga dari Salem yang hendak ke Pantura (Brebes) atau sebaliknya.

Berdasarkan data, lanjut Kustono, sepanjang 2018-2019, jalan tersebut memakan 11 orang korban jiwa dan tujuh luka berat akibat sepeda motor masuk ke jurang di Gunung Lio. Kebanyakan kecelakaan tersebut menimpa pengendara sepeda motor matic. "Terakhir Minggu kemarin, suami-istri meninggal setelah motornya masuk jurang," kata Kustono.

Kades Ciputih, Slamet Becco menambahkan, jalur Salem-Banjarharo tidak hanya dimanfaatkan warga Salem saja. Warga Majenang, Cilacap yang hendak ke Pantura kerap memanfaatkan jalan tersebut.

"Lebih dekat ketimbang lewat jalur Bumiayu," ujarnya.

Oleh karenanya, Becco berharap semangat gotong royong warga membuat pagar pengaman dari ban bekas bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah dan bina marga provinsi dengan melengkapi fasilitas jalan.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X