Taman Kyai Langgeng Optimis Gapai 50.000 Wisatawan

- Senin, 23 Desember 2019 | 15:25 WIB
EFEK RETAK: Wisatawan menikmati sensasi Jurang Koco Gunung Mujil yang memiliki efek retak di area PDOW Taman Kyai Langgeng Kota Magelang. (Foto suaramerdeka.com/Asef Amani)
EFEK RETAK: Wisatawan menikmati sensasi Jurang Koco Gunung Mujil yang memiliki efek retak di area PDOW Taman Kyai Langgeng Kota Magelang. (Foto suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Perusahaan Daerah Objek Wisata Taman Kyai Langgeng (PDOW TKL) Kota Magelang optimis selama liburan akhir tahun dikunjungi lebih dari 50.000 wisatawan. Terlebih kali ini berbarengan dengan masa libur sekolah, sehingga makin banyak wisatawan yang berkunjung.

Direktur Utama PDOW TKL, Edi Susanto mengatakan, masa liburan Natal dan Tahun Baru sudah dimulai beberapa hari yang lalu. Taman wisata yang dikelolanya pun sudah mulai terkena dampaknya dengan dikunjungi wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah.

“Harga tiket masuk khusus momen Natal dan Tahun Baru sudah kita terapkan, yakni Rp 35.000. Harga khusus ini berlaku sampai 1 Januari 2020 mendatang. Harganya naik dari tiket akhir pekan Rp 30.000 dan hari biasa Rp 24.000,” ujarnya saat dihubungi, Senin (23/12).

Dia menuturkan, harga tiket khusus ini sudah termasuk free 9 wahana, wahana petualangan baru, dan 5 paket hiburan. Adapun 5 paket hiburan antara lain Koes Plus Performance, Kesenian Tradisional Brodut, Mini Dangdut, Kesenian Tradisional (Leakan, Warok, dan Topeng Ireng), dan Orkes Melayu Galaxi.

“Dengan tiket khusus ini, kami optimis kunjungan wisatawan akan meningkat dari hari biasanya,” katanya.

Kabag Marketing, Teknologi Informasi, dan Humas PDOW TKL, Budi Mardijanto menambahkan, selama momen Natal dan Tahun Baru ini pihaknya menargetkan dapat dikunjungi 50.000 wisatawan. Dengan tiket khusus ini, pihaknya yakin target dapat terpenuhi.

“Target ini setidaknya nanti dapat meningkatkan tingkat kunjungan selama satu tahun ini. Dari data per November lalu, kunjungan wisatawan sudah mencapai 531.498 orang atau naik dari periode yang sama tahun 2018 yang sebanyak 516.444 orang,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak keamanan Polres Magelang Kota menilai, kawasan wisata Taman Kyai Langgeng masuk dalam fokus pengamanan selama momen Natal dan Tahun Baru tersebut. Hal ini karena dinilai sebagai lokasi rawan kriminalitas berupa gendam dan copet.

“Kita petakan ada empat lokasi rawan kriminalitas, yakni Jalan Soekarno-Hatta, Taman Kyai Langgeng, Alun-alun, dan Terminal Bus Tidar. Taman Kyai Langgeng rawan gendam copet, karena tempat keramaian dan objek wisata,” jelas Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi.

Untuk mencegah terjadinya kriminalitas itu, Idham mengaku, pihaknya siap menerjunkan personel pengamanan di TKL selama Operasi Lilin Candi 2019 berlangsung. Termasuk tak hentinya melakukan himbauan ke para pengunjung agar selalu berhati-hati.

“Saat di tempat keramaian, harus selalu waspada dan hati-hati. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru ditemui dan jangan sembarangan menaruh barang-barang kita. Juga jangan memakai barang-barang secara berlebihan yang bisa mengundang niat jahat orang lain,” terangnya.

Halaman:
1
2

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X