Pekerjaan Molor, Kontraktor Bakal Didenda

- Senin, 23 Desember 2019 | 14:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

SLEMAN, suaramerdeka.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Sapto Winarno mewanti-wanti kepada para pelaksana proyek agar segera merampungkan pekerjaannya. Waktu yang tersisa kurang lebih satu minggu harus dimanfaatkan dengan optimal, bila perlu menambah pekerja dan peralatan. "Jika sampai terjadi keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, kami akan kenakan denda," tandasnya.

Untuk memastikan perkembangan pengerjaan proyek, pihaknya telah melakukan monitoring ke lapangan. Beberapa kegiatan fisik yang ditinjau antara lain pembangunan kantor Sekretariat Daerah, gedung Dekranasda, serta pemeliharaan bangunan gedung dan penataan taman Masjid Agung Sleman.

Untuk pembangunan gedung Setda Sleman, nilai kontrak tertera Rp 15,07 miliar dengan waktu pelaksanaan 100 hari kalender. Waktu pelaksanaannya mulai 19 September sampai dengan 31 Desember 2019 untuk tahap I. Pembangunan gedung empat lantai ini direncanakan dalam dua tahap.

Menurut Sapto, gedung Setda nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung pelaksanaan smart regency di Sleman. "Pembangunan gedung juga dimaksudkan untuk mendukung kelancaran pelayanan kepada publik. Supaya masyarakat maupun aparat yang memberikan pelayanan sama-sama nyaman," tambahnya.

Proyek pembangunan gedung Setdaini  dikerjakan oleh PT Trisna Karya dengan konsultan perencana PT Arsigraphi, dan pengawas  PT Adjisaka Konsultan Teknik. Adapun kegiatan pemeliharaan Masjid Agung Wahidin Sudiro Husodo meliputi pekerjaan plafon, lampu, kaligrafi, dan bagian atap masjid. Pelaksanaannya  selama 55 hari kalender oleh CV Tinindo Jaya.

Untuk memperindah masjid, dilakukan pula penataan halaman menara masjid meliputi pekerjaan gapura dan kolam air mancur  dengan total dana senilai Rp 1,2 miliar. Kontraktornya adalah CV Wahyu Intan. Proyek lain yang ditinjau adalah gedung BPR Syariah Sleman, gedung Dekranasda, bendung Kacung Triharjo Sleman, dan pekerjaan jalan Cungkuk-Glagaharjo Tempel serta Beran-Balong.

Sementara itu, Sekda Sleman Sumadi mendorong kepada Kepala DPUPKP agar terus mendorong pelaksana proyek supaya menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai kualitas.  "Dengan begitu, masyarakat bisa segera menikmati hasil pembangunan," tukas Sumadi.

Editor: Andika

Tags

Terkini

DPD RI Minta Sinkronisasi Data Peserta BPJS Kesehatan

Kamis, 24 November 2022 | 21:46 WIB
X